Dilantik Jadi Pj Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah Kembali Naik Kelas di Birokrasi

Pelantikan Pj Sekda Sultra di ruang pola kantor gubernur Sultra pada Senin (18/5/2026).

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Nama Muhammad Fadlansyah kembali mendapat kepercayaan mengisi posisi strategis di pemerintahan. Setelah pernah menjabat Penjabat (Pj) Bupati Kolaka, kini ia resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra pada Senin (18/5/2026).

Penunjukan itu menambah daftar panjang jabatan yang pernah diemban Fadlansyah selama 33 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pria kelahiran Baubau tahun 1975 tersebut mengaku memulai kariernya sejak diangkat sebagai pegawai pada 1993.

Baca Juga :  Dorong Hilirisasi, Sultra Dapat Rp185,9 Miliar Bantuan Perkebunan di 2026

“Saya diangkat menjadi pegawai tahun 1993, jadi masa kerja saya sudah 33 tahun,” ujarnya.

Karier birokrasi Fadlansyah dibangun dari bawah. Lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) itu pertama kali bertugas di Kota Kendari setelah menyelesaikan pendidikan pada 1997.

Ia memulai pengabdian dari jabatan lurah, kemudian menjadi sekretaris camat hingga pelaksana camat sebelum menempati posisi yang lebih tinggi.

Pengalaman tersebut membawanya menduduki berbagai jabatan penting, mulai dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sultra, Pj Sekda Kolaka, hingga dipercaya memimpin Kabupaten Kolaka sebagai Pj Bupati pada Agustus 2024.

Baca Juga :  Sultra di Ambang UHC Utama: 2,5 Juta Warga Terlindungi JKN

Setelah masa tugas di Kolaka, Fadlansyah kembali ke tingkat provinsi dan dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Sultra.

Tak lama berselang, ia dipercaya mengisi posisi Pelaksana Harian Sekda Sultra sebelum akhirnya resmi menduduki jabatan Pj Sekda.

Bagi Fadlansyah, jabatan yang kini diemban bukan sekedar kenaikan posisi, tetapi puncak perjalanan karier ASN di lingkungan pemerintah daerah.

“Tentu ada kepuasan sendiri karena jabatan Sekda Provinsi itu jabatan karier tertinggi bagi ASN di tingkat pemerintah daerah,” katanya.

Meski telah mencapai posisi tersebut, ia menegaskan fokus utamanya adalah menjalankan amanah dan memastikan koordinasi pemerintahan berjalan maksimal.

Baca Juga :  Alasan Efisiensi, KONI Sultra Pilih Kota Kendari Jadi Tuan Rumah Porprov 2026

Ia juga mengungkap pesan khusus dari Gubernur Sultra saat pelantikan, yakni agar menjaga momentum dan memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya.

“Beliau menyampaikan kesempatan itu tidak datang dua kali dan saya diminta menjalankan tugas dengan maksimal,” ungkapnya.

Selain itu, gubernur juga menekankan pentingnya membangun kerja tim dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

“Kita ini kerja bersama. Tugas Sekda adalah memastikan semua perangkat daerah bergerak dalam satu arah,” pungkas Fadlansyah.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *