Daerah  

Jemaah Haji Sultra Resmi Masuk Embarkasi Makassar, Lalan Jaya: Waspadai Dehidrasi di Tanah Suci

Kloter 32 asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi diterima di Embarkasi Makassar pada Rabu (13/5/2026).

TOLANOSULTRA.COM, MAKASSAR – Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Lalan Jaya memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan jemaah haji asal Sultra yang akan menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Pesan tersebut disampaikan saat penyerahan Kloter 32 asal Kota Kendari di Embarkasi Makassar, pada Rabu (13/5/2026). Kloter tersebut menjadi rombongan perdana jemaah haji Sultra pada musim haji tahun ini.

Baca Juga :  Perempuan Lansia di Buton Dilaporkan Hilang di Kebun

Sebanyak 393 jemaah dan petugas diterima secara resmi oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, sekitar pukul 07.00 Wita.

Dalam arahannya, Muhammad Lalan Jaya mengingatkan jemaah agar tidak meremehkan dampak cuaca panas dan kelembapan udara rendah di Arab Saudi yang dapat memicu dehidrasi tanpa disadari.

Menurutnya, kondisi tersebut sering dialami jemaah asal Indonesia karena perbedaan iklim yang cukup ekstrem dibandingkan di tanah air.

Baca Juga :  Kemenhaj Sultra Minta Jemaah Haji Bijak Pakai HP, Patuhi Larangan Selfie di Tempat Ibadah

“Kadang jemaah merasa baik-baik saja, padahal tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Karena itu, kami minta jemaah rutin minum air meski tidak merasa haus,” ujarnya.

Ia juga mengimbau jemaah untuk selalu menggunakan masker saat berada di luar ruangan guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat debu dan suhu panas.

Selain itu, para jemaah diminta mengurangi aktivitas berlebihan di luar pemondokan agar kondisi fisik tetap stabil selama menjalankan ibadah.

Baca Juga :  Kuota Haji Sultra Tahun 2026 Bertambah dari 4 Provinsi, Total Jemaah Tembus 2.078 Orang

Muhammad Lalan Jaya turut menyarankan jemaah memperbanyak konsumsi buah dan makanan bergizi sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh selama berada di Tanah Suci.

“Kesehatan harus menjadi prioritas utama. Ikuti arahan petugas haji dan jangan memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun,” tambahnya.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *