SMKN 1 Kendari Terima 504 Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Ini Kuota per Jurusan

Rony

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI SMKN 1 Kendari membuka penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 dengan total daya tampung sebanyak 504 siswa melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Sulawesi Tenggara yang dibuka mulai 22 Juni hingga 1 Juli 2026.

Pada tahun ajaran baru ini, SMKN 1 Kendari membuka empat program keahlian, yaitu jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga menjadi program studi dengan daya tampung terbesar, yakni 180 siswa yang terbagi dalam lima rombongan belajar (rombel).

Sementara Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) menyiapkan 144 kursi atau empat rombel, Bisnis Daring dan Pemasaran menerima 108 siswa yang terbagi dalam tiga rombel, dan Teknik Komputer dan Jaringan menyediakan 72 kursi atau dua rombel.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Kendari, Rony mengatakan, proses seleksi di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbeda dengan SMA karena tidak menerapkan sistem domisili. Dengan demikian, calon siswa dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar selama memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Baca Juga :  Ketua Senat FKM UHO Prof Yusuf Sabilu Jadi Pendaftar Terakhir Balon Rektor UHO 2026

“Di SMK tidak ada sistem domisili. Siapa pun bisa mendaftar, selama memenuhi syarat dan mengikuti proses seleksi yang telah ditetapkan,” ujar Rony saat ditemui di kantornya pada Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, penerimaan siswa baru dilakukan melalui jalur prestasi dengan mempertimbangkan akumulasi nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Penilaian diambil dari rata-rata nilai rapor semester satu hingga semester lima yang kemudian dipadukan dengan hasil TKA.

Selain itu, calon peserta didik juga berpeluang memperoleh nilai tambahan apabila memiliki sertifikat prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, khususnya pada tingkat nasional.

Baca Juga :  Pilrek UHO 2026 Segera Dimulai, Kampus Buka Peluang Kandidat Nasional

“Semua peserta nantinya akan dirangking berdasarkan total nilai yang diperoleh. Hasil pemeringkatan itulah yang menjadi dasar penentuan kelulusan sesuai kuota masing-masing program keahlian,” jelasnya.

Rony menambahkan, apabila jumlah pendaftar melebihi daya tampung yang tersedia, peserta yang belum diterima akan masuk dalam daftar tunggu. Mereka tetap memiliki peluang diterima apabila ada calon siswa yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus seleksi.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran di SMKN 1 Kendari tidak dipungut biaya.

“Pendaftaran ini gratis dan tidak ada pungutan biaya apa pun,” tegasnya.

Kata Rony, setiap rombongan belajar dibatasi maksimal 36 siswa agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan kondusif.

“Kami berupaya menjaga kualitas pembelajaran dengan membatasi jumlah siswa per kelas. Dengan begitu, proses belajar mengajar bisa lebih nyaman dan pendampingan terhadap siswa juga lebih optimal,” katanya.

Baca Juga :  Orca Fest 2026 di SMAN 12 Kendari Dimulai, 9 Sekolah Berebut Jadi yang Terbaik

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Sulawesi Tenggara di https://spmb.sultraprov.go.id. Meski demikian, calon peserta didik yang telah mendaftar secara online tetap diwajibkan menyerahkan berkas secara langsung ke SMKN 1 Kendari untuk proses verifikasi.

Tahapan verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan berkas asli yang dimiliki peserta. Untuk memudahkan calon siswa, pihak sekolah juga menyiapkan layanan pendampingan bagi peserta yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran secara daring.

“Pengurus OSIS kami siapkan untuk membantu calon siswa yang kesulitan mengisi data atau mengajukan pendaftaran secara online. Kami ingin memastikan seluruh peserta bisa mengikuti proses ini dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *