TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Polresta Kendari resmi hadir sebagai pusat distribusi makanan bergizi bagi siswa dan kelompok rentan.
Fasilitas itu diproyeksikan melayani 2.247 penerima manfaat, mulai dari pelajar TK hingga SMA, ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui), hingga Balita di wilayah sekitar.
Peresmian SPPG dilakukan bersamaan dengan ground breaking serta peresmian gudang ketahanan pangan Polri oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring pada Jumat (13/2/2026).
Momentum tersebut menandai penguatan peran Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka menjelaskan, operasional SPPG akan ditopang 47 personel yang terdiri dari tenaga pengolah makanan, katering, pengemudi distribusi, hingga petugas kebersihan.
“Secepatnya akan segera beroperasi. Mudah-mudahan sebelum puasa,” ujarnya.
Seluruh proses produksi diklaim telah memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk aspek higienitas dapur dan sertifikasi kelayakan air.
Tak hanya fokus pada kualitas makanan, SPPG Polresta Kendari juga dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memastikan limbah produksi terkelola dengan baik dan tidak mencemari lingkungan.
Sistem itu menjadi bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan dan kesehatan lingkungan sekitar.
Secara fasilitas, bangunan SPPG memiliki dapur produksi berstandar kebersihan tinggi, ruang penyimpanan bahan pangan yang tertata, serta sistem distribusi yang terorganisir. Alur kerja dirancang agar makanan bergizi dapat diproduksi dan disalurkan secara tepat waktu kepada para penerima manfaat.
Adapun penerima manfaat terdiri dari 20 siswa TK Wekoila, 127 siswa TK Al Nur, 47 siswa TK Darul Fallah, 57 siswa TK Fajar Nur, 23 siswa TK PAUD Al Manshurin, 396 siswa SDN 53 Kendari, 645 siswa SD 91 Kendari, 15 siswa SMP Sejahtera, 64 siswa SMA Sejahtera, 578 siswa SMA 11 Kendari, serta 171 tenaga pendidik.
Selain itu, SPPG juga menjangkau Kelurahan Anawai dengan kategori 3B, yakni 2 ibu hamil, 33 ibu menyusui, dan 69 balita.
Penulis: Tim Redaksi
