Polda Sultra Amankan 105 Kendaraan Hasil Curanmor, Puluhan Unit Dikembalikan ke Pemilik

Polda Sultra mengamankan 105 kendaraan hasil curanmor selama Operasi Pekat Anoa 2026. Sebanyak 62 unit telah teridentifikasi dan dikembalikan.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Sebanyak 105 kendaraan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diamankan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang pelaksanaan Operasi Pekat Anoa 2026.

Dari jumlah tersebut, puluhan kendaraan telah berhasil diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemilik sahnya.

Data tersebut diungkap dalam konferensi pers hasil Operasi Pekat Anoa 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, di Mapolda Sultra pada Rabu (10/6/2026). Pada kesempatan itu, sejumlah kendaraan hasil curanmor diserahkan secara simbolis kepada para korban yang sebelumnya kehilangan aset mereka akibat aksi kejahatan.

Berdasarkan hasil pengungkapan kasus sejak Januari hingga berakhirnya Operasi Pekat Anoa 2026, aparat kepolisian berhasil mengamankan 105 unit kendaraan yang terdiri dari 99 unit sepeda motor dan enam unit mobil.

Baca Juga :  Brigjen Pol Faisal Genap 51 Tahun, Dirlantas Polda Sultra Sampaikan Doa dan Harapan

Dari total barang bukti tersebut, sebanyak 62 kendaraan telah berhasil dicocokkan dengan data kepemilikan. Rinciannya, 56 unit sepeda motor dan enam unit mobil telah teridentifikasi pemilik sahnya melalui proses pemeriksaan nomor rangka, nomor mesin, data registrasi kendaraan bermotor, serta verifikasi dokumen kepemilikan.

Kapolda Sultra Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji mengatakan, keberhasilan pengungkapan kasus curanmor tidak hanya diukur dari banyaknya pelaku yang ditangkap, tetapi juga dari kemampuan aparat mengembalikan hak masyarakat yang menjadi korban.

“Keberhasilan pengungkapan kasus curanmor bukan hanya soal menangkap pelaku, tetapi bagaimana kendaraan yang berhasil ditemukan dapat kembali dimanfaatkan oleh pemilik sahnya,” ujar Kapolda.

Baca Juga :  Ditlantas Polda Sultra Perkuat Strategi Pengamanan Lalu Lintas, Humanisme Jadi Kunci

Momen penyerahan kendaraan berlangsung penuh haru. Sejumlah korban yang hadir mengaku tidak menyangka kendaraan yang hilang berbulan-bulan lalu akhirnya berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh pihak kepolisian.

Salah satunya Adelia, mahasiswi Universitas Halu Oleo. Ia mengaku bersyukur setelah sepeda motor Yamaha Mio miliknya yang hilang dua bulan lalu berhasil ditemukan dalam operasi kepolisian.

“Saya sangat berterima kasih kepada Polda Sultra karena motor saya sudah ditemukan. Ini sangat membantu aktivitas saya sebagai mahasiswa,” ungkapnya.

Rasa syukur serupa disampaikan Asriady, seorang karyawan perusahaan tambang di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe. Motor Honda CRF miliknya yang sebelumnya hilang saat diparkir di depan mess akhirnya berhasil ditemukan meski beberapa bagian kendaraan telah mengalami perubahan.

Baca Juga :  Jumlah Kematian Karena Lakalantas di Sultra Tahun 2025 Setara 1 Batalyon Pasukan

“Alhamdulillah motor saya bisa kembali. Terima kasih kepada Kapolda dan seluruh personel Polda Sultra yang telah bekerja keras menemukan kendaraan saya,” katanya.

Selain mengembalikan kendaraan kepada pemilik yang telah terverifikasi, Polda Sultra juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang kendaraannya masuk dalam daftar barang bukti untuk mengajukan permohonan pinjam pakai selama proses hukum masih berjalan.

Namun, sebelum kendaraan diserahkan, penyidik akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen kepemilikan, termasuk STNK, BPKB, serta dokumen pendukung lainnya guna memastikan keabsahan pemilik kendaraan.

Kapolda menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan jalanan, khususnya kasus pencurian kendaraan bermotor yang masih menjadi salah satu tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *