Daerah  

Semester I 2026: Tercatat 7.608 Pernikahan di Sultra, Nikah di Luar KUA Masih Jadi Favorit

Sugianto

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 7.608 pernikahan tercatat berlangsung di Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang Januari hingga Juni 2026. Meski tren akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) mulai menunjukkan peningkatan, mayoritas pasangan masih memilih melangsungkan akad di luar kantor KUA.

Data Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sultra menunjukkan, dari total pernikahan pada semester pertama tahun ini, 1.229 pasangan melaksanakan akad nikah di KUA, sedangkan 6.379 pasangan memilih akad di luar KUA.

Jika dibandingkan periode yang sama pada 2025, jumlah akad nikah di KUA mengalami kenaikan tipis. Tahun lalu tercatat 1.215 pernikahan berlangsung di KUA, sementara 6.838 pernikahan dilaksanakan di luar KUA. Artinya, terjadi penambahan 14 pernikahan di KUA dan penurunan 459 pernikahan di luar KUA.

Baca Juga :  Bupati Buton Bantah Hilirisasi Aspal Buton Dipindah ke Karawang

Ketua Tim Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Sultra, Sugianto mengatakan, kecenderungan masyarakat memilih menikah di kantor KUA terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak terlepas dari semakin baiknya fasilitas yang dimiliki kantor-kantor KUA, khususnya bangunan yang dibangun melalui pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Kami melihat trennya memang terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya karena kantor-kantor KUA sekarang semakin representatif sehingga menjadi pertimbangan masyarakat untuk melangsungkan pernikahan di sana,” ujar Sugianto saat ditemui diruangannya pada Rabu (22/7/2026).

Selain faktor fasilitas, pertimbangan ekonomi juga menjadi alasan meningkatnya minat masyarakat menikah di kantor KUA. Menurut Sugianto, akad nikah di KUA memungkinkan pasangan menghemat biaya karena tidak harus menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan akad di luar kantor.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Sultra Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor di Forum Harmoni Sultra 2026

Kemenag Sultra juga terus mengintensifkan sosialisasi mengenai pemanfaatan balai nikah di KUA agar masyarakat semakin memahami manfaat dan kemudahan layanan tersebut.

Ia menilai biaya pernikahan masih menjadi salah satu kendala bagi pasangan yang sebenarnya telah siap membangun rumah tangga.

“Kalau akad dilakukan di luar KUA, persiapannya biasanya lebih banyak sehingga membutuhkan biaya lebih besar. Sementara jika dilaksanakan di KUA, pasangan tetap mendapatkan pelayanan yang sama, baik dari sisi administrasi maupun keagamaan, dengan biaya yang lebih ringan,” jelasnya.

Pada Januari 2026, tercatat 1.313 pernikahan, terdiri atas 233 akad di KUA dan 1.080 akad di luar KUA. Februari terdapat 1.071 pernikahan, dengan 221 di KUA dan 850 di luar KUA.

Baca Juga :  Waspada! BMKG Prediksi Hujan Meluas di Sultra

Memasuki Maret, jumlah pernikahan menurun menjadi 656 pasangan, terdiri dari 96 akad di KUA dan 560 di luar KUA. Angka tersebut kembali melonjak pada April menjadi 1.810 pernikahan, dengan 255 berlangsung di KUA dan 1.555 di luar KUA.

Sementara pada Mei tercatat 847 pernikahan, terdiri dari 179 akad di KUA dan 668 di luar KUA. Adapun Juni menjadi bulan dengan jumlah pernikahan tertinggi, yakni 1.911 pasangan, dengan 245 akad nikah di KUA dan 1.666 di luar KUA.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *