Pemprov Sultra Tebar Benih Padi Gratis “Sanggoleo Sultra”, Dorong Kemandirian Petani

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kian serius memperkuat kemandirian sektor pertanian.

Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui panen perdana hasil perbanyakan benih padi sekaligus pembagian benih padi unggul gratis bertajuk “Sanggoleo Sultra” kepada kelompok tani.

Kegiatan tersebut berlangsung di Wawotobi, Kabupaten Konawe pada Selasa (20/1/2026), dan menjadi bagian dari strategi Pemprov Sultra untuk memastikan ketersediaan benih berkualitas bagi petani secara berkelanjutan.

Gubernur Sultra,Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan, program benih mandiri bukan hanya berorientasi pada produksi benih semata, tetapi juga membangun sistem perbenihan yang kokoh dan berpihak pada kepentingan petani.

Baca Juga :  Genjot Kemandirian Fiskal, Pemprov Sultra Pasang Target PAD Rp1,389 Triliun di 2026

Menurutnya, keberadaan ekosistem perbenihan yang kuat akan membuat petani tidak lagi bergantung pada pasokan benih dari luar daerah, sekaligus meningkatkan ketahanan sektor pangan daerah.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sultra melalui UPTD Balai Perbanyakan Benih Tanaman Pangan di bawah naungan Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, memastikan benih padi yang dikembangkan memiliki kemurnian serta kualitas genetik yang terjaga. Benih tersebut kemudian diperbanyak oleh penangkar benih lokal yang telah mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  16 Ribu Tiket Kapal Gratis Lebaran 2026 untuk Sultra Diusulkan

Untuk menjaga standar mutu, seluruh proses perbenihan diawasi secara ketat oleh UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSTP). Pengawasan itu dilakukan mulai dari tahap produksi hingga distribusi, sehingga benih yang diterima petani dipastikan telah bersertifikat dan layak tanam.

Gubernur Andi Sumangerukka berharap, melalui program itu, petani tidak lagi kesulitan memperoleh benih padi unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan dan agroekosistem Sultra.

“Benih unggul menjadi kunci peningkatan produksi dan produktivitas padi. Jika produksi meningkat, pendapatan petani juga akan terdongkrak, dan pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong SDM Unggul, Gubernur Sultra Temui Mendiktisaintek Bahas Sekolah Garuda

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program benih mandiri, mulai dari jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, penangkar benih, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani.

Ia berharap panen perdana benih padi “Sanggoleo Sultra” dapat menjadi momentum untuk memperluas cakupan program ke seluruh kabupaten dan kota di Sultra, guna mendukung terwujudnya swasembada pangan serta ketahanan pangan daerah dan nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *