Konflik Yayasan Unsultra Memanas, Pemprov Sultra Kirim Undangan Mediasi Kedua untuk Nur Alam

Pemprov Sultra kirim undangan mediasi ke dua untuk Nur Alam dalam persoalan kepemilkan yayasan Unsultra.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengambil langkah diplomatis dalam upaya meredam konflik internal di Yayasan Pendidikan Sulawesi Tenggara yang mengelola Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra).

Kali ini, undangan mediasi kedua ditujukan khusus kepada Nur Alam yang sebelumnya absen dalam pertemuan awal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio menegaskan, agenda mediasi itu penting untuk mencari titik temu antara kedua kubu yang berseteru.

Baca Juga :  260 Anak Ikuti Sunatan Massal Gratis di HUT ke-62 Sultra

“Kami telah mengirimkan undangan kedua kepada kedua pihak pada Kamis, 5 Februari. Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi yang berimbang,” ujar Asrun dalam keterangan resminya pada Senin (9/2/2026).

Mediasi dijadwalkan berlangsung Selasa, 10 Februari 2026, pukul 14.00 Wita di Ruang Rapat Sekda Sultra. Kehadiran Nur Alam dinilai krusial oleh Pemprov Sultra untuk menstabilkan situasi.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Andalkan PPPK Isi Kekosongan ASN, Rekrutmen Baru Ditiadakan

Konflik Yayasan Unsultra melibatkan dua kubu yang sama-sama mengklaim pengurus sah: kubu M. Yusuf dan kubu Nur Alam. Polemik itu tidak hanya memicu ketegangan internal, tetapi juga berpotensi mengganggu tata kelola universitas dan kepastian akademik bagi mahasiswa.

Sebelumnya, M. Yusuf telah memenuhi undangan mediasi pada 2 Februari lalu. Menurut Asrun Lio, agenda itu merupakan upaya pemerintah daerah membuka ruang dialog yang konstruktif dan menyeimbangkan kepentingan semua pihak.

Baca Juga :  Terbentur APBD, Jalan Tiga Kecamatan di Kolut Didorong Lewat Program Inpres

“Ini bentuk itikad baik Pemprov untuk mendengarkan kedua pihak, sekaligus menjaga iklim pendidikan tetap kondusif,” tambahnya.

Pemprov Sultra menegaskan, penyelesaian sengketa itu harus menempatkan kepentingan lembaga pendidikan dan hak-hak akademik mahasiswa di atas konflik kepengurusan. Keberhasilan mediasi diyakini akan menjadi langkah penting bagi masa depan Unsultra yang lebih stabil dan profesional.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *