TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Kuota haji Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 1447 hijriah/2026 masehi bertambah dari 4 provinsi di luar daerah. Limpahan itu membuat total jatah haji Sultra meningkat, sekaligus memperkuat jumlah jemaah yang akan diberangkatkan tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, H. Muhammad Lalan Jaya mengungkapkan, kuota awal Sultra sebanyak 2.063 jemaah. Namun, setelah adanya distribusi ulang dari daerah lain, jumlah tersebut bertambah menjadi 2.078 orang.
“Tambahan ini berasal dari empat provinsi yang kuotanya tidak terserap,” ucap Lalan dalam keterangan resminya pada Jumat (10/4/2026).
Adapun empat provinsi tersebut yakni Papua yang menyumbang 3 kuota, Lampung 2 kuota, Jawa Barat 4 kuota, dan DKI Jakarta sebanyak 6 kuota. Secara total, terdapat 15 tambahan jemaah yang dialihkan ke Sultra.
Dengan adanya tambahan tersebut, jumlah jemaah haji reguler Sultra kini mencapai 2.064 orang. Di luar itu, pemerintah juga menyiapkan 10 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Meski mengalami penambahan, proses keberangkatan juga diwarnai dinamika mutasi jemaah. Tercatat sebanyak 34 jemaah mutasi keluar dan 5 jemaah mutasi masuk, sehingga terdapat selisih pengurangan sebanyak 29 orang.
“Jumlah riil jemaah yang akan berangkat melalui embarkasi Makassar menjadi 2.049 orang setelah memperhitungkan mutasi,” jelas Lalan.
Dari sisi sebaran wilayah, Kota Kendari masih menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak yakni 546 orang. Disusul Kabupaten Kolaka sebanyak 432 jemaah dan Konawe 171 jemaah.
Sementara itu, sejumlah daerah lain juga berkontribusi seperti Kolaka Utara 141 jemaah, Kolaka Timur 131 jemaah, Kota Baubau 130 jemaah, hingga Bombana 128 jemaah. Adapun daerah dengan jumlah lebih sedikit antara lain Wakatobi 64 jemaah, Muna 57 jemaah, dan Buton sebanyak 11 jemaah.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah, pemerintah juga menyiapkan 22 petugas kloter yang terdiri dari TPHI, TPIHI, TKHI, serta tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, total jemaah dan petugas haji asal Sultra tahun ini mencapai 2.071 orang.
Lalan menegaskan, pihaknya terus memastikan kesiapan maksimal agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Persiapan terus kami matangkan, mulai dari administrasi hingga pelayanan di lapangan,” tutupnya.
Penulis: Tim Redaksi
