TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Dari total jemaah calon haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan diberangkatkan tahun 2026, sekitar 20 persen di antaranya berusia 65 tahun ke atas atau masuk kategori Lanjut usia (Lansia).
Berdasarkan data Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, jumlah jemaah Lansia mencapai 415 orang atau sekitar 20,44 persen dari keseluruhan calon jemaah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya menyebut, komposisi tersebut menjadi perhatian serius dalam penyelenggaraan haji tahun ini, terutama terkait pelayanan dan pendampingan di lapangan.
“Dengan jumlah lansia yang cukup signifikan, kami memprioritaskan aspek pelayanan, termasuk pendampingan intensif selama proses ibadah,” katanya.
Sebaran jemaah lansia menunjukkan Kota Kendari berada di posisi teratas dengan 107 orang. Disusul Kabupaten Kolaka sebanyak 91 orang, serta Kota Baubau yang mencatat 38 orang.
Wilayah lain yang juga memiliki jumlah lansia cukup banyak antara lain Bombana 26 orang, Konawe Selatan (Konsel) 21 orang, dan Muna 20 orang. Sementara Kolaka Utara (Kolut) dan Kolaka Timur (Koltim) masing-masing 19 orang, Konawe 18 orang, serta Wakatobi 17 orang.
Untuk daerah dengan jumlah lebih sedikit, tercatat Buton Tengah (Buteng) 9 orang, Konawe Utara (Konut) 8 orang, Buton 6 orang, serta Buton Utara (Butur) dan Muna Barat (Mubar) masing-masing 5 orang. Konawe Kepulauan (Konkep) dan Buton Selatan (Busel) menjadi yang paling sedikit dengan masing-masing 3 orang.
Mengantisipasi kebutuhan jemaah lansia, penyelenggara haji di Sultra menyiapkan berbagai dukungan petugas, mulai dari Petugas Haji Daerah (PHD), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), hingga petugas kloter.
Selain itu, perhatian juga difokuskan pada aspek kesehatan dan mobilitas, mengingat rangkaian ibadah haji yang padat membutuhkan kondisi fisik yang prima, terutama bagi jemaah usia lanjut.
Sebagai informasi, kuota haji Sultra tahun 2026 mencapai 2.078 orang setelah adanya tambahan alokasi. Namun, akibat mutasi keluar dan masuk jemaah, jumlah riil yang akan diberangkatkan melalui embarkasi Makassar menjadi 2.049 orang.
Penulis: Tim Redaksi
