TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) menargetkan produksi sebanyak 150 ribu ekor ayam potong dan ayam petelur hingga akhir tahun 2026.
Bupati Mubar, La Ode Darwin mengatakan, target tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus menyuplai kebutuhan wilayah kabupaten tetangga.
“Target saya memang di akhir 2026, memasuki 2027 ayam kita itu sudah kisaran 70-100 ribu ekor untuk ayam petelur dan ayam potong kita target 30-50 ribu di Muna Barat,” ungkap La Ode Darwin saat Ditemui di Kendari pada Kamis (29/1/2026).
Kata dia, Pemkab Mubar menargetkan jumlah tersebut agat bisa menyuplai wilayah tetangga, khususnya Kabupaten Muna yang memiliki kebutuhan akan telur yang sangat besar sementara peternaknya sedikit.
Saat ini, Pemkab Mubar tengah mengembangkan sekitar 28.200 bibit ayam petelur dan 10.000 bibit ayam potong untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan MBG.
Untuk mencapai target akhir tahun, Bupati La Ode Darwin menambah bibit di tahun 2026 sekitar 30-50 ribu ayam petelur dan 10-20 ribu ayam potong. Bibit tersebut akan diambil dari luar daerah dan dari masyarakat Mubar yang telah mengembangkan bibit ayam petelur.
Politisi Golkar itu mengakui bahwa masalah terbesar dalam pengembangan bibit ayam tersebut adalah soal pakan.
Namun, dalam waktu dekat Pemkab Mubar akan berkoordinasi dengan pabrik pakan yang ada di Makassar untuk mengajak membangun di Mubar agar usaha pengembangan ayam potong dan ayam petelur terus berlanjut
Target besar La Ode Darwin adalah Kabupaten Mubar sudah mandiri di tahun 2027 untuk kebutuhan telur, ayam, serta sayuran yang memang sudah banyak di sana. Ia hanya tinggal memaksimalkan buah-buahan yang selama ini memang masih disuplai dari luar daerah.
Penulis: Tim Redaksi
