Daerah  

Warga Terdampak Banjir di Kendari Bertambah, Total 3.517 Jiwa dan 797 Rumah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat hingga Senin (11/5/2026), total warga terdampak mencapai 3.517 jiwa dengan 797 rumah terendam banjir.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Jumlah warga terdampak banjir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengalami peningkatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari mencatat hingga Senin (11/5/2026), total warga terdampak mencapai 3.517 jiwa dengan 797 rumah terendam banjir.

Peningkatan jumlah korban terdampak terjadi setelah BPBD kembali melakukan pendataan di sejumlah wilayah yang sebelumnya belum terinput secara keseluruhan. Genangan air masih terjadi di beberapa titik meski sebagian kawasan mulai berangsur surut.

Baca Juga :  Warga Sultra Antusias Daftar Mudik Gratis Program Gubernur ASR, Ini Kuota Per Lintasan

Berdasarkan update data per 11 Mei pukul 09.00 Wita, titik banjir sementara terdata di 6 kecamatan, yaitu Baruga, Poasia, Kambu, Wuawua, Kadia, dan Abeli.

Kepala BPBD Kendari, Cornelius Padang, data masyarakat terdampak pada periode 9 hingga 11 Mei masih bersifat sementara dan terus diperbarui sesuai hasil identifikasi di lapangan.

“Perubahan data masih dimungkinkan seiring proses pendataan dan verifikasi yang terus berlangsung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dukung Program Nasional, REI Sultra Target Bangun 9 Ribu Rumah di Tahun 2026

Ia menyebut, laporan yang disampaikan saat ini merupakan data awal mengenai masyarakat maupun wilayah yang terdampak selama periode tersebut.

Sementara itu, tingkat dampak dan kondisi terkini masyarakat masih terus dalam proses identifikasi lebih lanjut oleh tim di lapangan. Data itu akan terus diperbarui seiring perkembangan kondisi dan tingkat dampak bencana di lapangan.

Baca Juga :  13.752 Warga Ikuti Mudik Gratis 2026 di Sultra, 1.030 Motor Ikut Diangkut

Akan hal tersebut, masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi dan menunggu hasil pendataan lanjutan dari pihak terkait.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *