Daerah  

Pintu Air Rusak Diduga Jadi Biang Banjir di Kali Wanggu Kelurahan Lepo-Lepo

Banjir di bantaran sungu kali wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Kerusakan pintu air di kawasan Kali Wanggu diduga menjadi penyebab utama banjir yang kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari pada Sabtu (9/5/2026).

Di tengah tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Kendari, infrastruktur pengendali air yang tidak berfungsi maksimal membuat debit air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga di bantaran kali.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Cornelius Padang mengatakan, kondisi pintu air yang rusak menyebabkan aliran air tidak dapat dikendalikan saat volume air meningkat.

Baca Juga :  502 Titik Gedung Koperasi Merah Putih akan Dibangun di 2026, Selesai Maret

Menurutnya, banjir memang kerap terjadi di kawasan Kali Wanggu setiap musim hujan. Namun kali ini, kerusakan pintu air memperparah situasi hingga air lebih cepat meluas ke kawasan permukiman.

“Pintu air mengalami kerusakan sehingga aliran air tidak terkendali. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama banjir yang terjadi,” ujar Cornelius.

Ia menjelaskan, pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra untuk mempercepat penanganan dan perbaikan pintu air tersebut.

Baca Juga :  Kapal Rute Raha–Maligano Karam Dihantam Badai, 32 Orang Selamat

Selain faktor infrastruktur, tingginya curah hujan juga membuat debit air Kali Wanggu meningkat drastis dalam waktu singkat. Kombinasi dua kondisi itu menyebabkan genangan cepat memasuki rumah warga.

Setelah menerima laporan masyarakat, BPBD Kota Kendari langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk membantu evakuasi serta memindahkan barang-barang warga yang terdampak banjir.

Pemerintah juga mulai menyiapkan langkah darurat bagi korban terdampak, termasuk pendirian tenda pengungsian sementara dan distribusi bantuan logistik.

Baca Juga :  Banjir Rendam Sejumlah Titik di Kendari, Tim SAR Dikerahkan Bantu Evakuasi Warga

“Kami siapkan makanan siap saji dan air bersih untuk warga terdampak,” katanya.

Berdasarkan data sementara BPBD Kota Kendari, banjir di kawasan Kali Wanggu berdampak pada 126 kepala keluarga atau sekitar 317 jiwa.

Warga terdampak tersebar di empat RT di Kelurahan Lepo-Lepo, yakni RT 4, RT 12, RT 13, dan RT 14.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *