TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), dikejutkan dengan fenomena hujan es yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) siang. Peristiwa cuaca tak biasa itu berlangsung singkat namun menarik perhatian masyarakat karena jarang terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia.
Hujan es dilaporkan turun sekitar pukul 13.00 WITA di Desa Tetewatu, Kecamatan Puriala. Butiran es bercampur hujan deras terlihat jelas di permukaan tanah dan sempat direkam oleh warga menggunakan ponsel. Video kejadian tersebut kemudian menyebar luas di media sosial.
Warga yang sempat merekam kejadian terkejut karena awalnya hujan turun seperti biasa, sebelum akhirnya disertai butiran es berukuran kecil. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan rumah maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari menjelaskan, hujan es merupakan salah satu bentuk cuaca ekstrem yang dapat terjadi akibat pertumbuhan awan Cumulonimbus yang sangat tinggi.
Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie mengatakan, fenomena hujan es yang terjadi di wilayah Konawe adalah fenomena cuaca yang biasa terjadi pada awal musim penghujan.
“Analisa radar dan satelit cuaca kami menunjukkan terjadi pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) yang cukup masif besar di sekitar wilayah Konawe khususnya Puriala,” ungkap Faizal via pesan Whatsapp pada Rabu (28/1/2026).
Kata dia, awan CB di sekitar wilayah Konawe itu mempunyai ketinggian sekitar 15 Km dengan suhu -80 derajat celcius. Butiran es yang jatuh di wilayah Puriala berasal dari awan CB akibat pembekuan tetesan air di dalam awan CB sebelum jatuh ke permukaan.
“Yang kemarin tergolong kecil saya lihat di video. Sekitar 1 cm, dan ada ukuran yang lebih besar lagi. Tergantung pembentukan di awan CB,” tutur Faizal.
Ia juga menyebutkan bahwa wilayah Sultra masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan, termasuk hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan rutin memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi.
Laporan: Tim Redaksi
