TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Polemik mengenai kabar hilirisasi aspal Buton yang disebut akan dilakukan di Karawang, Jawa Barat, mendapat tanggapan langsung dari Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra.
Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan menegaskan tidak ada pembangunan pabrik pengolahan aspal Buton di daerah tersebut.
Penegasan itu disampaikan Alvin saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan dan Aset Barang Milik Daerah (BMD) wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kantor Gubernur Sultra pada Kamis (7/5/2026).
Menurut Alvin, isu yang beredar terkait pemindahan hilirisasi aspal Buton ke Karawang muncul tanpa konfirmasi yang jelas kepada pihak terkait, termasuk Asosiasi Pengembang Aspal Buton Indonesia (ASPABI).
Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ketua ASPABI terkait kabar tersebut. Dari hasil komunikasi itu, Alvin menyebut pihak asosiasi juga keberatan dengan informasi yang berkembang di publik.
“Ketua ASPABI juga mempertanyakan kenapa isu seperti itu bisa muncul. Mereka menegaskan tidak ada pembangunan pabrik di Karawang,” kata Alvin.
Ia menjelaskan, kegiatan groundbreaking yang dilakukan di Karawang bukan untuk pembangunan pabrik hilirisasi aspal Buton, melainkan proyek jalan tol yang akan menggunakan aspal Buton sebagai material utama.
Menurutnya, penggunaan aspal Buton untuk proyek infrastruktur nasional justru menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagaimana yang selama ini didorong pemerintah pusat.
“Yang ada itu pembangunan jalan tol menggunakan aspal Buton, bukan memindahkan pabrik hilirisasi ke Jawa Barat,” ujarnya.
Alvin juga mengaku telah meminta klarifikasi langsung kepada sejumlah pihak di ASPABI, termasuk salah satu anggotanya dari PT KPA. Ia berharap informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Ia pun mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan ke publik, terutama terkait isu strategis yang menyangkut masa depan industri aspal Buton.
Polemik mengenai hilirisasi aspal Buton sebelumnya mencuat setelah mantan Penjabat (Pj) Bupati Buton, Basiran, mengunggah surat terbuka kepada Presiden RI melalui media sosial.
Dalam surat tersebut, Basiran menyoroti arah kebijakan hilirisasi yang dinilai berpotensi keluar dari tujuan awal pengembangan aspal Buton.
Sementara itu, Wakil Bupati Buton, Syarifudin Safa, menilai polemik yang berkembang lebih banyak dipicu oleh informasi yang belum utuh. Ia menyebut munculnya kabar groundbreaking di Jawa Barat melalui Kementerian ESDM memunculkan beragam tafsir di masyarakat.
Penulis: Tim Redaksi
