BPR Bahteramas Bombana Tumbuh Agresif, Aset Tembus Rp36 Miliar dalam Setahun

Yusrianti Mansur

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – PT BPR Bahteramas Bombana (Perseroda) mencatat lompatan pertumbuhan yang impresif sepanjang 2025. Dalam kurun waktu satu tahun, aset perusahaan meningkat lebih dari 50 persen, menandai akselerasi bisnis yang cukup signifikan di tengah persaingan industri perbankan daerah.

Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2026 PT BPR Bahteramas se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, total aset BPR Bahteramas Bombana meningkat dari Rp23,45 miliar menjadi Rp36,18 miliar atau tumbuh 54,28 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pertumbuhan aset tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di antara indikator kinerja perusahaan sepanjang 2025. Kenaikan itu didorong oleh meningkatnya aktivitas bisnis, ekspansi kredit, serta bertambahnya dana masyarakat yang dihimpun perusahaan.

Dalam keterangan resminya, Komisaris Utama BPR Bahteramas Bombana, Dr Sofyan mengatakan peningkatan aset menunjukkan kapasitas dan kemampuan perusahaan yang semakin kuat dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan.

Baca Juga :  Bank Sultra Salurkan Bantuan Rp93 Juta untuk Korban Banjir Kendari

Menurutnya, pertumbuhan tersebut bukan hanya mencerminkan perkembangan bisnis perusahaan, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BPR Bahteramas Bombana.

“Pertumbuhan aset yang mencapai lebih dari 54 persen merupakan capaian yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa perusahaan terus berkembang dan mendapatkan kepercayaan yang semakin besar dari masyarakat maupun pelaku usaha,” ujarnya.

BPR Bahteramas Bombana optimistis capaian positif sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

Pertumbuhan aset yang tinggi berjalan seiring dengan peningkatan penyaluran kredit. Sepanjang 2025, kredit gross tercatat tumbuh 64,28 persen hingga mencapai Rp29,59 miliar.

Kinerja positif juga terlihat dari sisi penghimpunan dana masyarakat. Dana pihak ketiga (DPK) naik 33,27 persen menjadi Rp10,35 miliar, sementara deposito tumbuh hampir 50 persen menjadi Rp5,32 miliar.

Dr Sofyan menilai, capaian tersebut menunjukkan seluruh lini bisnis perusahaan bergerak ke arah yang sama, yakni pertumbuhan dan penguatan fondasi usaha.

Baca Juga :  Tak Tahu Harga Naik, Pengecer di Kendari Kaget Pertamax Laris di Harga Rp15 Ribu

“Ketika aset, kredit, dan dana masyarakat tumbuh secara bersamaan, itu menandakan perusahaan berada dalam kondisi yang sehat untuk terus berkembang,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional BPR Bahteramas Bombana, I Made Swastika Widiantara menyebut, pertumbuhan aset yang dicapai tidak lepas dari strategi perusahaan dalam memperluas pembiayaan sekaligus menjaga kepercayaan nasabah.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut menjadi bukti bahwa upaya penguatan layanan dan tata kelola perusahaan mulai memberikan hasil yang nyata.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan bisnis. Pertumbuhan aset ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh jajaran perusahaan,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, manajemen berkomitmen mempertahankan tren pertumbuhan tersebut melalui berbagai program penguatan bisnis dan peningkatan kualitas layanan.

Baca Juga :  Bulog Sultra Siapkan Bantuan Pangan Februari–Maret

Direktur Utama BPR Bahteramas Bombana, Yusrianti Mansur mengatakan, perusahaan akan fokus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset agar kinerja yang dicapai dapat berkelanjutan.

Menurutnya, pertumbuhan yang tinggi harus diiringi dengan pengelolaan risiko yang baik sehingga perusahaan tetap sehat dalam jangka panjang.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan yang terjadi memiliki kualitas yang baik. Karena itu, selain ekspansi bisnis, kami juga fokus memperkuat tata kelola, kualitas kredit, dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Yusrianti.

Ia optimistis capaian positif sepanjang 2025 menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk terus berkembang pada tahun-tahun mendatang.

Dengan aset yang kini telah menembus Rp36 miliar, BPR Bahteramas Bombana semakin mempertegas perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang mendukung pengembangan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bombana secara berkelanjutan.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *