Anggaran Rp7,3 Miliar Digelontorkan, Revitalisasi PPI Sodohoa Resmi Difungsikan

Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) meresmikan revitalisasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa pada Jumat (30/1/2026).
Gubernur Andi Sumangerukka (ASR) meresmikan revitalisasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa pada Jumat (30/1/2026).

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,3 miliar untuk merevitalisasi Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodohoa di Kecamatan Kendari Barat.

Investasi infrastruktur ini kini resmi difungsikan setelah diresmikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) pada Jumat (30/1/2026).

Dana miliaran rupiah tersebut bersumber dari APBD murni dan APBD Perubahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra tahun 2025, yang difokuskan untuk memperbaiki serta menambah fasilitas pendukung aktivitas perikanan dan perdagangan ikan di kawasan PPI.

Baca Juga :  Sultra di Ambang UHC Utama: 2,5 Juta Warga Terlindungi JKN

Gubernur ASR menyampaikan bahwa pengalokasian anggaran itu merupakan langkah strategis untuk memastikan potensi perikanan Sultra yang besar dapat dikelola secara maksimal.

Pasalnya, tanpa dukungan infrastruktur yang layak, ASR menilai hasil laut tidak akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi nelayan maupun daerah.

“Anggaran ini bukan sekedar untuk membangun fisik, tetapi untuk memperkuat sistem ekonomi perikanan yang berkelanjutan,” ujar ASR.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Cipta Karya Sultra, Tomy Putra Alamsyah, menjelaskan bahwa dari total Rp7,3 miliar, sebesar Rp433,7 juta dialokasikan melalui APBD untuk pembangunan sarana dan prasarana pasar ikan.

Baca Juga :  Stadion Lakidende Tertunda, Pemprov Sultra Alihkan Anggaran ke Revitalisasi Fasilitas Olahraga

Sementara itu, dana terbesar berasal dari APBD Perubahan, yakni Rp6,2 miliar untuk pembangunan gedung PPI dan Rp900 juta untuk rehabilitasi pagar kawasan.

Penggunaan anggaran tersebut diwujudkan dalam sejumlah pekerjaan konstruksi, di antaranya rehabilitasi gedung kantor dan cold storage, pembangunan empat gedung baru untuk pelayanan dan penjualan ikan, penyediaan lapak-lapak pedagang, serta penataan kawasan PPI secara menyeluruh.

Baca Juga :  Stok BBM di Sultra Aman, Gubernur Ingatkan Warga Jangan Panik

Saat ini, PPI Sodohoa menjadi pusat aktivitas bagi 782 nelayan dengan total pendaratan ikan mencapai 11.497 ton. Pemerintah daerah berharap anggaran yang telah digelontorkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi hasil tangkapan sekaligus memperkuat pendapatan nelayan.

Tomy menambahkan, keberhasilan penggunaan anggaran akan sangat bergantung pada pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas oleh seluruh pihak terkait.

“Kami berharap investasi daerah ini benar-benar memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat pesisir,” tutupnya.

Penulis: Tim Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *