Jemaah Haji Kolaka yang Tertunda Pulang Karena Sakit Akan Ikut Kloter 39 ke Tanah Air, Dua Lainnya Masuk ICU

Jemaah haji asal Kolaka yang sempat dirawat karena cacar akan pulang bersama Kloter 39. Sementara dua jemaah Sultra lainnya masih dirawat di ICU. (Ismu/Tolanosultra.com)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Kabar baik datang bagi salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Kolaka, Siti Harlina Sattu Ali yang sempat tertunda kepulangannya ke Indonesia akibat sakit. Setelah menjalani perawatan di Arab Saudi, jemaah tersebut dijadwalkan kembali ke Tanah Air bersama Kloter 39 Embarkasi Makassar pada Rabu (30/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Tim Dokumen dan Visa Kemenhaj Sultra, La Ode Mardangki mengatakan, jemaah yang sebelumnya tergabung dalam Kloter UPG-36 itu sempat menjalani perawatan karena menderita cacar.

Baca Juga :  Tiga Jemaah Haji Sultra Masih Tertahan di Tanah Suci, Tunggu Pulih Sebelum Dipulangkan

Sesuai prosedur medis, ia harus menyelesaikan masa inkubasi selama 10 hari sebelum diizinkan melakukan perjalanan udara.

“Insya Allah satu orang akan dipulangkan besok bersama Kloter 39. Yang bersangkutan sebelumnya dirawat karena cacar dan harus menjalani masa inkubasi selama 10 hari,” ujar La Ode Mardangki.

Sementara itu, dua jemaah haji asal Sultra lainnya masih belum dapat dipulangkan karena kondisi kesehatannya masih membutuhkan penanganan intensif.

Keduanya adalah Hj. Hanatia Sahebe, jemaah asal Kabupaten Konawe yang tergabung dalam Kloter 35, serta Rajadeng Hamakkah Sale asal Kabupaten Kolaka dari Kloter 36. Hingga kini, keduanya masih menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit di Arab Saudi.

Baca Juga :  Menteri Haji Bidik Potensi Tuna Baubau, Kemenhaj Sultra Tinjau Industri Pengolahan Ikan Jelang Kunjungan

Mardangki mengatakan pihaknya belum menerima informasi rinci mengenai diagnosis penyakit yang dialami kedua jemaah tersebut. Namun, mereka dipastikan terus mendapat penanganan medis dari tim kesehatan di Arab Saudi.

“Untuk dua jemaah yang masih dirawat di ICU, sampai saat ini belum ada informasi mengenai penyakit yang diderita. Kami terus memantau perkembangan kondisi kesehatannya,” katanya.

Baca Juga :  Jemaah Haji Koltim Kloter 34 Pulang dengan Tampilan Busana Mewah

Pihak Kemenhaj Sultra memastikan proses pemulangan jemaah yang masih dirawat akan dilakukan setelah tim dokter menyatakan kondisi mereka fit to fly atau layak melakukan perjalanan udara. Kata Mardangki, keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama sehingga keputusan kepulangan sepenuhnya mengikuti rekomendasi tenaga medis.

“Kami berharap kondisi kedua jemaah segera membaik sehingga dapat menyusul kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *