Tiga Jemaah Haji Sultra Masih Tertahan di Tanah Suci, Tunggu Pulih Sebelum Dipulangkan

Tiga jemaah haji asal Sultra masih tertahan di Arab Saudi karena sakit dan belum dinyatakan layak terbang untuk kembali ke Indonesia. (Ismu/Tolanosultra.com)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Di tengah kepulangan ribuan jemaah haji Sulawesi Tenggara (Sultra) ke Tanah Air, tiga jemaah masih harus bertahan di Arab Saudi.

Mereka belum dapat bergabung dengan rombongan karena masih menjalani perawatan medis dan belum dinyatakan layak terbang oleh tim kesehatan.

Ketiga jemaah tersebut berasal dari Kloter 35 dan Kloter 36. Mereka adalah Hj. Hanatia Sahebe, jemaah asal Kabupaten Konawe yang tergabung dalam Kloter 35 dan saat ini menjalani perawatan di ruang ICU Saudi National Hospital.

Baca Juga :  Jemaah Calon Haji Asal Konsel yang Dioperasi Telah Pulih, Ikut Kloter 39 ke Makkah

Sementara dua jemaah lainnya berasal dari Kabupaten Kolaka, yakni Rajadeng Hamakkah Sale dan Siti Harlina Sattu Ali, yang tergabung dalam Kloter 36. Keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Makkah dan Madinah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Tim Dokumen dan Visa Kemenhaj Sultra, La Ode Mardangki mengatakan, penundaan kepulangan ketiga jemaah tersebut murni berdasarkan pertimbangan medis.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Resmi Lepas Jemaah Haji 2026, Fokus pada Kenyamanan Lansia dan Disabilitas

Menurutnya, keputusan itu diambil oleh tim kesehatan haji di Arab Saudi setelah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi para jemaah.

“Keselamatan jemaah adalah prioritas. Tiga jemaah ini akan dipulangkan menggunakan kloter berikutnya setelah dokter di Tanah Suci menyatakan mereka sudah fit to fly,” ujar Mardangki.

Ia memastikan ketiga jemaah dalam kondisi stabil dan tetap mendapatkan penanganan medis secara intensif. Selain didampingi tenaga kesehatan, para jemaah juga memperoleh pendampingan dari petugas haji dan pembimbing ibadah yang berada di Arab Saudi.

Baca Juga :  Kemenhaj Sultra Takziah ke Rumah Duka Jemaah Haji Asal Kendari yang Meninggal di Madinah

Kemenhaj Sultra meminta keluarga jemaah di Sultra untuk tidak khawatir dan terus mendoakan proses pemulihan ketiga jemaah tersebut. Kemenhaj juga terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah dan akan memfasilitasi kepulangan mereka setelah kondisi kesehatannya memungkinkan.

“Begitu dinyatakan layak terbang oleh dokter, para jemaah akan segera dipulangkan ke Indonesia dan kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” kata Mardangki.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *