TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menerjunkan personel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk memantau sejumlah titik rawan kemacetan dan genangan air di Kota Kendari pada Kamis (14/5/2026).
Pengawasan dilakukan di beberapa lokasi yang dinilai berpotensi mengalami gangguan arus kendaraan, mulai dari kawasan depan Showroom Honda Gracia, wilayah Kali Wanggu, hingga akses menuju objek wisata Pantai Nambo.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Pamenwas Ditlantas Polda Sultra, Kompol M. Risal Syahril.
Di kawasan depan Showroom Honda Gracia, personel melakukan pengaturan lalu lintas akibat penyempitan badan jalan karena proyek pengerjaan drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari. Penyempitan terjadi di jalur dari arah Bundaran Sukowati menuju lampu merah Pasar Baru.
Petugas tampak mengatur pergerakan kendaraan guna menghindari antrean panjang sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga selama proses pengerjaan berlangsung.
Sementara itu, di kawasan Kali Wanggu, Ditlantas Polda Sultra memberlakukan rekayasa arus terbatas menyusul meningkatnya volume kendaraan yang melintas. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah kepadatan kendaraan di titik rawan.
Pengamanan juga difokuskan di jalur menuju Pantai Nambo. Rekayasa arus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk berwisata.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi lalu lintas di sejumlah titik terpantau aman dan terkendali. Debit air di kawasan Honda Gracia maupun Kali Wanggu juga dilaporkan mulai surut sehingga tidak lagi mengganggu aktivitas kendaraan.
Kegiatan KRYD itu menjadi bagian dari langkah antisipasi Ditlantas Polda Sultra dalam menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di Kota Kendari.
Penulis: Tim Redaksi
