TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mulai menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada 3.500 siswa SMA, SMK, dan SLB dari keluarga kurang mampu.
Setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp1 juta sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan. Peluncuran program ditandai dengan penyerahan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan siswa pada acara Program Prioritas Pendidikan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra pada Selasa (7/7/2026).
Penyerahan dilakukan langsung secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof. Aris Badara, sementara penyaluran kepada seluruh penerima di kabupaten dan kota akan dilakukan secara bertahap.
Prof. Aris Badara menjelaskan, total penerima beasiswa tahun ini terdiri atas 1.700 siswa SMA, 1.700 siswa SMK, dan 100 siswa SLB. Bantuan tersebut diberikan satu kali dengan nilai Rp1 juta untuk setiap siswa.
“Program ini dirancang untuk membantu pelajar dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala persoalan biaya,” ungkapnya.
Prof. Aris menegaskan proses penetapan penerima dilakukan secara selektif. Setiap sekolah mengusulkan calon penerima yang dilengkapi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat utama.
Seluruh usulan kemudian direkap oleh Dikbud Sultra sebelum direview oleh Inspektorat Sultra. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan.
Program beasiswa bagi siswa kurang mampu merupakan salah satu program prioritas Pemprov Sultra di bawah kepemimpinan Andi Sumangerukka dan Hugua di sektor pendidikan.
Melalui program itu, Pemprov Sultra berharap semakin banyak pelajar dari keluarga prasejahtera yang dapat menyelesaikan pendidikan menengah tanpa terbebani biaya sekolah. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu memperluas pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Sultra.
Laporan: Ismu
