Kloter 34 Sultra Resmi Dilepas menuju Makkah, 1 Jemaah Tunda Berangkat Karena Operasi

Kelompok Terbang (Kloter) 34 jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilepas menuju Makkah pada Jumat (15/5/2026).

TOLANOSULTRA.COM, MAKASSAR – Kelompok Terbang (Kloter) 34 jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilepas dari Embarkasi Makassar pada Jumat (15/5/2026).

Namun, satu jemaah asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terpaksa menunda keberangkatannya karena harus menjalani operasi di rumah sakit.

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Ketua I PPIH Embarkasi Makassar, Ali Yafid yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan.

Prosesi pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya serta Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha Kemenhaj Sultra, La Mpane.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan di Embarkasi Makassar, Jemaah Kloter 34 Sultra Siap Berangkat ke Makkah

Muhammad Lalan Jaya menjelaskan, Kloter 34 merupakan gabungan jemaah asal Kota Kendari sebanyak 156 orang, Konawe Selatan 94 orang, Kolaka Timur 128 orang, dan Kabupaten Kolaka 10 orang, ditambah 4 petugas kloter.

“Ada satu jemaah asal Konawe Selatan bernama Maulidi belum dapat diberangkatkan bersama rombongan karena harus menjalani operasi di RS Tajuddin Chalid Makassar akibat infeksi pada bagian kaki,” ungkapnya.

Lalan menjelaskan, Maulidi sebelumnya diketahui mengalami luka setelah menginjak paku tanpa disadari. Kondisi tersebut baru diketahui sehari sebelum keberangkatan setelah jemaah mengalami demam dan pembengkakan pada kaki.

Baca Juga :  Dramatis Jelang Keberangkatan, Kemenhaj Sultra Selamatkan Dua Kursi Haji yang Nyaris Hangus

Sebelum diterbangkan ke Makassar, Maulidi sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit di Konawe Selatan. Luka infeksi dibersihkan dan jemaah juga menerima suntikan anti tetanus sebelum akhirnya dinyatakan layak terbang.

Namun setibanya di Embarkasi Makassar, tim kesehatan kembali melakukan pemeriksaan lanjutan karena luka masih mengalami pembengkakan dan infeksi ringan.

Menurut Muhammad Lalan Jaya, jemaah tersebut juga memiliki riwayat penyakit gula sehingga membutuhkan tindakan operasi untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi semakin serius.

Baca Juga :  Diusulkan ke APBN, Ruas Jalan Buton Utara Berpeluang Dibangun Tahun Ini

“Insya Allah setelah kondisinya pulih akan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” katanya.

Saat ini Maulidi masih menjalani penanganan medis intensif di RS Tajuddin Chalid Makassar dan kondisinya dilaporkan mulai membaik.

PPIH Sultra memastikan jemaah tersebut tetap akan kembali bergabung bersama Kloter 34 setelah tiba di tanah suci apabila telah dinyatakan sehat dan layak terbang.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *