TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030 kembali menghadirkan cerita berbeda. Di saat sebagian kandidat hadir langsung menyerahkan berkas pendaftaran, Ketua Senat Fakultas Pertanian UHO, Prof Azhar Bafadal, justru mengikuti proses dari tanah suci.
Guru Besar Fakultas Pertanian itu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor meski tengah menjalankan ibadah haji di Makkah. Proses penyerahan dokumen dilakukan melalui liaison officer (LO), Hadi Sudarmo pada Jumat (22/5/2026), di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat UHO.
Keikutsertaan Prof Azhar menjadi perhatian karena dilakukan di tengah rangkaian ibadah haji yang telah dijalaninya sejak keberangkatan 12 Mei 2026. Meski berada jauh dari kampus, langkahnya untuk masuk dalam persaingan menuju kursi rektor tetap berjalan.
Hadi Sudarmo mengatakan seluruh dokumen pendaftaran atas nama Prof Azhar telah diterima panitia dan memenuhi kelengkapan administrasi tahap awal. Namun demikian, seluruh berkas masih akan menjalani proses verifikasi lanjutan sebelum ditetapkan pada tahapan berikutnya.
“Untuk kelengkapan awal sudah diterima. Selanjutnya tetap mengikuti proses verifikasi sesuai mekanisme panitia,” katanya.
Ia menambahkan, Prof Azhar juga menitipkan pesan kepada tim agar seluruh proses dijalani sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, akademisi senior tersebut telah menyatakan kesiapan mengikuti seluruh tahapan Pilrek meski saat ini sedang berada di Tanah Suci.
Masuknya Prof Azhar menambah daftar figur akademik yang ikut bersaing pada Pilrek UHO tahun ini. Ia datang membawa pengalaman panjang di lingkungan Fakultas Pertanian UHO serta rekam jejak dalam pengelolaan akademik dan riset.
Saat ini, Prof Azhar menjabat sebagai Ketua Senat Fakultas Pertanian UHO. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Sekretaris Senat Fakultas Pertanian periode 2023–2025.
Di tingkat pendidikan pascasarjana, ia pernah dipercaya sebagai Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Pertanian periode 2012–2015 sebelum melanjutkan tugas sebagai Wakil Koordinator Program Studi Doktor Ilmu Pertanian pada 2015–2017.
Kariernya juga bersinggungan dengan pengembangan inovasi dan kerja sama akademik. Prof Azhar pernah memimpin Pusat Kajian dan Kerja Sama Fakultas Pertanian UHO selama periode 2006–2012.
Pada periode yang hampir bersamaan, ia juga menjabat Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Inovasi Pertanian pada Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UHO.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof Ali Bain, menyampaikan Prof Azhar menjadi figur keempat yang resmi masuk dalam penjaringan bakal calon rektor. Sebelumnya, tiga nama telah lebih dulu mendaftar, yakni Prof Ruslin, Prof Takdir Saili, dan Dr Baru Sadarun.
Dengan bertambahnya satu kandidat baru, peta persaingan Pilrek UHO 2026 semakin terbuka. Kehadiran Prof Azhar menghadirkan warna tersendiri karena menjadi kandidat yang memastikan langkah politik akademiknya tetap berjalan meski sedang menunaikan ibadah di Makkah.
Penulis: Tim Redaksi
