Persaingan Ketat SPMB SMAN 1 Kendari, Minat Pendaftar Tinggi dan Beberapa Tarik Berkas

SPMB SMAN 1 Kendari mencatat 860 pendaftar untuk 540 kursi. Persaingan ketat membuat sejumlah calon murid menarik berkas di hari terakhir. (Ismu/Tolanosultra.com)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Antusiasme calon murid untuk menembus bangku SMAN 1 Kendari pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 membludak. Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan semakin ketat hingga sejumlah peserta memilih menarik kembali berkas pendaftaran pada hari terakhir, Rabu (1/7/2026).

Data sekolah mencatat sebanyak 860 calon murid mendaftar sejak pembukaan SPMB pada 22 Juni 2026. Jumlah tersebut jauh melampaui daya tampung sekolah yang hanya tersedia untuk 540 siswa atau 15 rombongan belajar (rombel).

Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan mengatakan, beberapa calon murid memutuskan mengundurkan diri setelah mempertimbangkan peluang lolos yang dinilai semakin kecil, terutama pada jalur domisili.

Baca Juga :  Kuliah Umum di UMK: Menaker Ungkap 4 Ekonomi Masa Depan, Kampus Diminta Bersiap

“Sudah ada beberapa siswa yang menarik kembali berkas pendaftarannya. Mereka merasa peluangnya cukup berat, khususnya yang mendaftar melalui jalur domisili karena menganggap jarak rumahnya lebih jauh dibanding peserta lain,” ujarnya.

Menurut Ruslan, sebagian peserta yang membatalkan pendaftaran kemudian memilih melanjutkan proses seleksi di sekolah lain atau memanfaatkan pilihan sekolah kedua yang telah didaftarkan melalui sistem daring.

Meski demikian, mayoritas calon murid tetap bertahan mengikuti proses seleksi hingga tahap akhir. Mereka akan bersaing sesuai jalur pendaftaran yang dipilih sebelum hasil seleksi diumumkan pada 3 Juli 2026.

Baca Juga :  Menteri Fadli Zon Dianugerahi Gelar Adat Muna Sangia Tilano Lia Metanduno, Ini Maknanya
Ruslan

Pada SPMB tahun ini, SMAN 1 Kendari membagi kuota penerimaan ke dalam empat jalur. Jalur domisili mendapat alokasi 30 persen atau 162 kursi, sedangkan jalur afirmasi juga memperoleh 30 persen atau 162 kursi bagi calon murid dari keluarga penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

Selanjutnya, jalur perpindahan tugas orang tua atau mutasi memperoleh kuota 5 persen atau 27 kursi. Sementara jalur prestasi menjadi jalur dengan alokasi terbesar, yakni 35 persen atau 189 kursi. Kuota tersebut terdiri atas prestasi keorganisasian sebesar 5 persen, serta masing-masing 10 persen untuk prestasi akademik, nilai rapor, dan prestasi nonakademik.

Baca Juga :  S1 dan Magister Manajemen STIE 66 Kendari Resmi Raih Akreditasi Unggul, Jadi Kebanggaan Sultra

Ruslan berharap seluruh tahapan SPMB dapat berlangsung lancar hingga pengumuman hasil akhir. Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap menunggu hasil seleksi resmi yang akan diumumkan sesuai jadwal.

“Harapan kami seluruh proses penerimaan murid baru berjalan tertib, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid,” tutupnya.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *