TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Menyambut ramadan dan Idulfitri 2026, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (BI Sultra) resmi memulai program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.
Salah satu skema utama tahun ini adalah pembukaan kuota penukaran uang yang dibagi dalam dua tahap guna mengatur distribusi dan menghindari penumpukan antrean.
Kick-Off SERAMBI 2026 digelar pada 13 Februari 2026 di Kantor Perwakilan BI Sultra. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, bersama pimpinan serta insan perbankan di Sultra sebagai bentuk sinergi menjaga ketersediaan uang rupiah layak edar di masyarakat.
Pada periode ramadan dan Idulfitri tahun 2026, BI Sultra menyiapkan Rp1,2 triliun uang rupiah layak edar. Jumlah tersebut dialokasikan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat yang secara tradisional meningkat signifikan menjelang hari raya.
Berbeda dari tahun sebelumnya, batas maksimal penukaran per orang mengalami kenaikan. Jika pada 2025 masyarakat hanya dapat menukar hingga Rp4,3 juta, maka pada SERAMBI 2026 nilainya meningkat menjadi Rp5,3 per penukar atau naik 23,2 persen.
“Kebijakan ini diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar bagi masyarakat dalam memperoleh pecahan uang baru,” kata Edwin.
Untuk mekanismenya, pemesanan penukaran tahap pertama dibuka mulai 14 Februari 2026 pukul 09.00 Wita. Sementara tahap kedua akan dimulai pada 27 Februari 2026 pukul 09.00 Wita.
Masyarakat diimbau memperhatikan jadwal tersebut dan melakukan pemesanan sesuai kuota yang tersedia.
Melalui pembagian kuota dua tahap itu, BI Sultra menargetkan proses penukaran uang berjalan lebih tertib, merata, dan efisien, sekaligus memastikan distribusi uang layak edar dapat menjangkau masyarakat secara optimal di seluruh wilayah Sultra.
Penulis: Tim Redaksi
