Daerah  

Nikah di KUA Mulai Jadi Tren di Sultra Tahun 2025, Terbanyak di Desember

Sugianto
Sugianto

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Minat masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) mulai meningkat sepanjang tahun 2025.

Data peristiwa nikah di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sultra menunjukkan, meskipun pernikahan di luar KUA masih mendominasi, jumlah pasangan yang memilih menikah langsung di KUA terus bertambah dari bulan ke bulan.

Berdasarkan rekapitulasi data, sepanjang tahun 2025 sebanyak terjadi 2.631 pernikahan di KUA. Paling banyak terjadi pada Desember 2025 dengan jumlah 292 peristiwa. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan bulan lainnya.

Baca Juga :  BPOM Kendari Turun ke Kampoeng Ramadan, 25 Sampel Takjil Diuji

Posisi berikutnya ditempati September dengan 276 peristiwa dan Februari sebanyak 258 peristiwa.

Sementara itu, pada bulan-bulan awal seperti Maret, jumlah nikah di KUA tercatat 90 peristiwa, lalu meningkat menjadi 225 pada April dan 199 pada Mei.

Ketua Tim Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah, Sugianto mengatakan, kenaikan itu menunjukkan adanya tren positif pemanfaatan fasilitas nikah gratis yang disediakan pemerintah melalui KUA.

Kata dia, data tersebut juga mengartikan bahwa masyarakat Sultra mulai menyadari bahwa menikah di KUA lebih praktis, resmi, dan tanpa biaya, sehingga perlahan menjadi pilihan baru.

Baca Juga :  Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, BPJS Kesehatan Buka Jalur Reaktivasi: Ini Syarat dan Caranya

“Peningkatan nikah di KUA tidak lepas dari gencarnya sosialisasi kemudahan layanan,” ucapnya.

Ia juga menyebut, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan KUA, mulai dari perbaikan ruang balai nikah hingga sistem pendaftaran berbasis digital.

Langkah itu diharapkan mampu menarik lebih banyak pasangan untuk melangsungkan akad langsung di KUA.

Di sisi lain, pernikahan di luar KUA masih menjadi pilihan utama masyarakat. Pada April tercatat jumlah tertinggi yaitu 1.887 pernikahan digelar di luar kantor, disusul Juni 1.685 dan Februari 1.397 peristiwa.

Baca Juga :  AirAsia Beri Diskon 17 Persen Tiket Lebaran hingga 29 Maret 2026

Tradisi menggelar akad di rumah atau lokasi resepsi dinilai lebih fleksibel dan dapat melibatkan lebih banyak keluarga.

Dengan capaian tertinggi pada Desember 2025, tren nikah di KUA diprediksi akan terus menguat pada tahun-tahun mendatang, meski pernikahan di luar KUA masih tetap menjadi primadona di tengah masyarakat Sultra.

Penulis: Tim Redaksi

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *