TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Perum DAMRI Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra) mengoperasikan 25 unit bus untuk melayani masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman.
Armada tersebut difokuskan pada layanan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta angkutan perintis yang menjangkau wilayah kepulauan dan daerah dengan akses transportasi terbatas di Sultra.
General Manager DAMRI Sultra, Sady mengatakan sejumlah rute utama kembali menjadi prioritas pelayanan karena tingginya permintaan setiap musim mudik.
Rute tersebut meliputi Kendari–Mawasangka, Kendari–Baubau, Kendari–Ereke, dan Kendari–Tondasi.
“Jalur ini selalu menjadi favorit masyarakat karena menghubungkan ibu kota provinsi dengan beberapa kabupaten serta kawasan pesisir,” ujarnya pada Senin (2/3/2026).
Selain rute AKDP, DAMRI juga mengoperasikan angkutan perintis pada sembilan lintasan, di antaranya Kendari–Bombana, Kendari–Tungkuno, Kendari–Penanggo, Tondasi–Baubau, Baubau–Kamaru, hingga Pulau Tomia di wilayah Wakatobi.
Menurut Sady, kehadiran layanan perintis menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap dapat menikmati akses transportasi yang aman dan terjangkau selama periode lebaran.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, DAMRI Sultra turut menyiagakan lima hingga sepuluh unit bus cadangan. Armada tambahan ini akan difokuskan pada rute dengan tingkat permintaan tertinggi seperti Kendari–Baubau, Kendari–Tondasi, dan Kendari–Mawasangka.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.
Penulis: Tim Redaksi
