Daerah  

Bulog Sultra Bersama Jaelani Salurkan Bantuan 20,3 Ton Beras di Kelurahan Baruga

Bulog Sultra bersama Jaelani menyalurkan 20,3 ton beras kepada 677 warga Kelurahan Baruga, Kendari. Stok Bulog Sultra disebut aman mencapai sekitar 95 ribu ton.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Perum Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di Kelurahan Baruga, Kota Kendari. Sebanyak 20,3 ton beras disalurkan kepada 677 penerima.

Penyaluran bantuan tersebut turut disaksikan anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, yang akrab disapa Bang Jay, bersama Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Erdi Baskoro dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

Erdi Baskoro mengatakan, penyaluran bantuan beras di Kelurahan Baruga merupakan bagian dari program penyaluran beras yang dilakukan Bulog di wilayah Kota Kendari.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan penyaluran bantuan beras. Kegiatan ini juga disaksikan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Pak Jaelani atau yang biasa dikenal dengan Bang Jay,” ujar Erdi.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, DAMRI Sultra Operasikan 25 Bus

Untuk Kelurahan Baruga, Bulog menyalurkan bantuan kepada 677 penerima dengan total beras sebanyak 20.310 kilogram atau sekitar 20,3 ton.

Sementara secara keseluruhan di Kota Kendari, bantuan beras tersebut telah dialokasikan kepada 27.660 penerima dengan total mencapai 829.800 kilogram atau sekitar 829,8 ton.

Erdi menyebutkan, proses penyaluran bantuan beras di wilayah tersebut masih terus berjalan. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan seluruhnya selesai pada akhir bulan.

Baca Juga :  Sambangi Kedubes Arab Saudi, Wali Kota Dorong 1.000 Pengajar Al-Qur’an untuk Kendari
Erdi Baskoro

Di tengah penyaluran bantuan, Erdi juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait ketersediaan beras. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok beras Bulog masih dalam kondisi aman.

“Stok beras Bulog aman. Saat ini persediaan yang kita miliki masih sekitar 95 ribu ton dan penyerapan gabah dari petani juga terus dilakukan seiring dengan berlangsungnya panen di Konawe, Konawe Selatan, Bombana maupun Kolaka,” jelasnya.

Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog Sultra juga terus menyerap hasil panen petani. Hingga saat ini, realisasi penyerapan gabah telah mencapai 174.527.214 kilogram atau sekitar 174 ribu ton.

Baca Juga :  Kuota Haji Sultra Tahun 2026 Bertambah dari 4 Provinsi, Total Jemaah Tembus 2.078 Orang

Jumlah tersebut telah mencapai sekitar 75 persen dari target penyerapan Bulog Sultra sebesar 233 ribu ton. Erdi optimistis target tersebut dapat terpenuhi hingga akhir tahun.

“Insyaallah, sampai akhir tahun target penyerapan tersebut dapat mencapai 100 persen. Kami berharap seluruh hasil panen petani dapat terus terserap sehingga ketersediaan beras tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *