Lapas Kendari Lakukan Tes Urine Acak untuk Cegah Narkoba

Tes urin Lapas Kendari
Tes urine acak bagi narapidana dan petugas di Lapas Kendari pada senin (6/4/2026).

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari mengambil langkah tegas dalam memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan dengan menggelar tes urine acak bagi narapidana dan petugas pada senin (6/4/2026).

Kegiatan itu sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kendari, Andi Fahriadi menyampaikan bahwa tes urine dilakukan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Sultra.

Baca Juga :  Polda Sultra Sasar Empat Tempat Hiburan Malam, 65 Orang Jalani Tes Urine

Di Lapas Kendari sendiri, sebanyak 150 warga binaan dan 50 pegawai mengikuti pemeriksaan itu.

“Pemilihan sampel dilakukan secara acak, khususnya bagi warga binaan yang sedang menjalani hukuman terkait kasus narkotika. Alhamdulillah, semua hasil tes menunjukkan negatif. Ini bukti komitmen kami dalam menciptakan Lapas bebas narkoba,” ujar Andi Fahriadi.

Andi menegaskan, kegiatan ini bukan hanya untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memastikan peredaran zat terlarang di Lapas Kendari tidak terjadi.

Baca Juga :  Warga Wawonii Kini Bisa Urus SIM Tanpa ke Kendari, Ditlantas Polda Sultra Bawa Layanan ke Pulau

Sementara itu, Konselor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, Asnon menyambut baik sinergi antara Lapas dan BNN dalam pencegahan narkoba.

“Hasil tes yang negatif menepis anggapan bahwa Lapas identik dengan peredaran narkoba. Dukungan ini penting untuk membangun Lapas yang bersih dan aman,” kata Asnon.

Selain itu, fasilitas deteksi narkoba di Lapas Kendari juga mendapat apresiasi. Alat tes urine yang digunakan mampu mendeteksi 10 jenis zat terlarang secara instan, sehingga memberikan hasil cepat dan akurat.

Baca Juga :  Api Karhutla Bisa Ganggu Listrik, Polda Sultra Perkuat Mitigasi Bersama PLN

“Langkah ini sangat tepat untuk deteksi dini dan pengawasan rutin,” tambah Asnon.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *