Kemenhaj Beberkan Penyebab Kematian 2 Jemaah Haji Sultra: Sakit Natural

Muhammad Lalan Jaya

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya mengungkap penyebab wafatnya dua jemaah haji asal Sultra yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Dua jemaah yang wafat tersebut adalah La Hido (78), anggota Kloter 39 asal Kabupaten Wakatobi, dan Siti Asiah, jemaah Kloter 34 asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

La Hido dilaporkan meninggal lebih dahulu pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 16.48 Waktu Arab Saudi (WAS) di rumah sakit Mina Al-Wadi Hispital. Beberapa jam kemudian, Siti Asiah juga mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.00 WAS pada hari dan rumah sakit yang sama.

Baca Juga :  Kemenhaj Sultra Takziah ke Rumah Duka Jemaah Haji Asal Kendari yang Meninggal di Madinah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya mengatakan, berdasarkan laporan medis yang diterima, keduanya meninggal karena sakit natural atau penyakit yang terjadi secara alami akibat kondisi kesehatan yang dialami jemaah.

“Info medis yang saya terima dari pembimbing ibadah untuk H. La Hido penyebab kematian sakit natural, sama dengan ibu Asiah juga sakit natural,” ungkap Lalan saat ditemui di kantornya pada Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  Kelelahan Usai Penerbangan, Jemaah Haji Lansia Asal Konawe Digendong Turun dari Pesawat di Makassar

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada indikasi kecelakaan maupun faktor eksternal lainnya yang menyebabkan kematian kedua jemaah tersebut. Keduanya wafat akibat gangguan kesehatan yang masuk kategori kematian natural.

Kemenhaj Sultra memastikan seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman kedua jemaah dilakukan di Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci. Jenazah dimandikan, disalatkan, kemudian dimakamkan dengan difasilitasi otoritas Arab Saudi.

Baca Juga :  Sultra Dapat Kuota 1.945 Jemaah Reguler dan 103 Lansia untuk Haji 2027, Berikut Rinciannya

“Kedua jemaah ini akan dimakamkan di perkuburan Makkah,” tutur Lalan.

Mewakili Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Ia berharap seluruh keluarga diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah tersebut, sembari mendoakan agar kedua almarhumah dan almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *