Daerah  

Jalsah Salanah 2026 Himpun 605 Jemaat Ahmadiyah di Kendari

Sebanyak 605 jemaat Ahmadiyah dari Indonesia Timur berkumpul di Kendari mengikuti Jalsah Salanah 2026 untuk memperkuat persaudaraan, dialog, dan nilai perdamaian. (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Kota Kendari menjadi tuan rumah Jalsah Salanah 2026, pertemuan tahunan Jemaat Muslim Ahmadiyah yang diikuti 605 peserta dari berbagai wilayah Indonesia Timur.

Selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, forum tersebut menjadi wadah memperkuat ukhuwah, memperdalam pemahaman agama, sekaligus membangun dialog dengan berbagai elemen masyarakat.

Jemaat yang hadir berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), Maluku, dan Maluku Utara (Malut). Selain anggota Ahmadiyah, kegiatan juga dihadiri perwakilan pemerintah, aparat keamanan, akademisi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, insan pers, hingga kalangan pemuda.

Baca Juga :  Rombongan Pertama dari Sultra, Jemaah Haji Kendari Resmi Diberangkatkan ke Makkah

Mubaligh Daerah Jemaat Ahmadiyah Sultra, Muhammad Ali Ruppa mengatakan, Jalsah Salanah merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat persaudaraan sekaligus meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan para anggota jemaat.

Menurutnya, tema “Saatnya Agama Menjadi Solusi, Bukan Sekadar Seremoni” dipilih sebagai ajakan agar nilai-nilai agama diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap damai, saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama.

“Forum ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran agama, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama dan memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti ceramah keagamaan, pembinaan karakter, penguatan nilai kebangsaan, hingga berbagai kegiatan sosial yang menekankan pentingnya cinta kasih, kemanusiaan, dan pengabdian kepada bangsa.

Baca Juga :  Pertamax di SPBU Tapak Kuda Kendari Sepi Peminat Imbas Kenaikan Harga

Pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad pernah menyampaikan bahwa Jalsah Salanah bertujuan meningkatkan kedekatan manusia dengan Tuhan sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di antara sesama anggota jemaat.

Sekretaris DPD PATRI Sultra, Rustam yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi budaya dialog yang dibangun Jemaat Ahmadiyah. Ia menilai diskusi yang dilakukan berlangsung santun dan mengedepankan penghormatan terhadap perbedaan pandangan, sehingga mampu menciptakan suasana yang kondusif.

Baca Juga :  Penetapan Tiga Besar Calon Rektor UHO Ditunda, Senat Temukan Kekeliruan Administrasi

Di sisi lain, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kendari, Nursadah mengingatkan pentingnya penyajian informasi yang berimbang mengenai kelompok-kelompok keagamaan. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam mengurangi stigma yang masih berkembang di masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan menghormati keberagaman.

Jalsah Salanah 2026 ditutup dalam suasana aman dan penuh kekeluargaan. Perwakilan Pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Achmad Supardi, berharap semangat persaudaraan yang terbangun selama kegiatan dapat terus tumbuh dan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat kerukunan di Indonesia.

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *