SMAN 1 Kendari Sudah Terima 61 Pendaftar, Kuota Tersedia untuk 540 Siswa Baru

SMAN 1 Kendari membuka kuota 540 siswa baru pada SPMB 2026. Hari pertama pendaftaran, sebanyak 61 calon murid telah mendaftar.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Kendari mulai bergulir. Pada hari pertama pembukaan pendaftaran, Senin (22/6/2026), puluhan calon peserta didik telah memadati loket pendaftaran untuk memperebutkan kuota 540 siswa baru yang disiapkan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia SPMB 2026 SMAN 1 Kendari, La Ode Sumidro Boloku mengungkapkan, bahwa hingga pukul 16.00 Wita, jumlah pendaftar yang telah tercatat mencapai 61 orang.

“Pada hari pertama, kami membuka layanan mulai pukul 09.00 sampai 16.00 Wita. Total yang sudah mendaftar sebanyak 61 orang,” kata Sumidro saat ditemui di ruangannya pada Selasa (23/6/2026).

Dari jumlah tersebut, pendaftar tersebar di berbagai jalur penerimaan. Jalur domisili tercatat menjadi yang paling banyak diminati dengan 19 pendaftar. Sementara jalur afirmasi diikuti 15 pendaftar, jalur prestasi non-akademik 8 orang, prestasi akademik 7 orang, prestasi rapor 6 orang, jalur organisasi 5 orang, dan jalur mutasi orang tua 1 orang.

Baca Juga :  Plt Rektor UHO Dr Herman Maju Pilrek, Kode Kementerian?

Sumidro menjelaskan, tahun ini SMAN 1 Kendari membuka penerimaan melalui 4 jalur utama, yakni domisili, afirmasi, mutasi orang tua, dan prestasi. Khusus jalur prestasi, dibagi lagi menjadi 4 kategori, yakni prestasi rapor, prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan jalur organisasi.

Kata dia, jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang bertempat tinggal di sekitar lingkungan sekolah dan diprioritaskan berdasarkan kedekatan tempat tinggal.

Sementara jalur afirmasi dikhususkan bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga penerima bantuan sosial, seperti pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, seleksi juga mempertimbangkan domisili calon siswa apabila jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.

“Jika pendaftarnya membludak, maka yang diprioritaskan adalah calon murid yang tempat tinggalnya lebih dekat dengan sekolah,” jelasnya.

Baca Juga :  Cetak 106 Tenaga Kesehatan Baru, FIIKES UMW Lepas Lulusan di Yudisium ke-XIV 2026
La Ode Sumidro Boloku

Adapun jalur mutasi diperuntukkan bagi anak dari orang tua yang mengalami perpindahan tugas, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, maupun profesi lain yang dibuktikan dengan dokumen resmi perpindahan tugas.

Sedangkan jalur prestasi membuka peluang bagi calon peserta didik yang memiliki kemampuan akademik maupun non-akademik. Jalur ini mencakup nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik (TKA), prestasi olahraga, prestasi akademik seperti juara Olimpiade Sains Nasional (OSN), hingga pengalaman organisasi, misalnya pernah menjabat sebagai Ketua OSIS atau Ketua Pramuka saat di SMP.

Untuk pembagian kuota, SMAN 1 Kendari mengalokasikan masing-masing 30 persen untuk jalur afirmasi dan domisili, atau sebanyak 162 kursi per jalur. Jalur mutasi mendapatkan kuota lima persen atau 27 kursi.

Sementara jalur prestasi dibagi dalam beberapa kategori, yakni 5 persen untuk jalur organisasi dan masing-masing 10 persen untuk jalur prestasi rapor, prestasi akademik, serta prestasi non-akademik.

Baca Juga :  Sekolah Garuda Butuh 96 Guru, Sultra Siapkan 60 Master Teacher

Saat ini, panitia masih melakukan proses verifikasi dokumen yang diunggah oleh calon peserta didik. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian data yang dimasukkan dengan dokumen asli yang dibawa pendaftar.

“Kalau data yang diunggah sudah sesuai, berkas akan diteruskan ke tim verifikasi dan peserta tinggal menunggu pengumuman. Tetapi jika ada dokumen yang belum lengkap, kami arahkan untuk segera melengkapinya,” ujar Sumidro.

Ia juga memastikan seluruh proses pendaftaran di SMAN 1 Kendari tidak dipungut biaya. Bahkan, sekolah menyediakan layanan pendampingan bagi calon peserta didik yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran.

“Pelayanan pendaftaran ini gratis dan berada di bawah pendampingan OSIS. Kami ingin memastikan seluruh calon peserta didik mendapatkan kemudahan dalam mengikuti proses SPMB,” pungkasnya.

Laporan: Ismu 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *