Daerah  

Rombongan Pertama dari Sultra, Jemaah Haji Kendari Resmi Diberangkatkan ke Makkah

Kakanwil Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya mengawal keberangkatan jemaah haji Kota Kendari kloter 32 yang merupakan rombongan pertama Sultra yang akan berangkat ke Makkah.

TOLANOSULTRA.COM, MAKASSAR – Rombongan pertama jemaah haji asal Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi diberangkatkan menuju tanah suci.

Sebanyak 393 jemaah Kloter 32 asal Kota Kendari di lepas dari Embarkasi Makassar pada Kamis (14/5/2026) pukul 02.30 Wita untuk diberangkatkan menuju Makkah.

Keberangkatan jemaah tersebut turut didampingi langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya. Kloter 32 menjadi rombongan pertama asal Sultra yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.

Dalam arahannya, Muhammad Lalan Jaya mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan dan tetap fokus menjalankan ibadah selama berada di tanah suci. Ia menilai kondisi cuaca panas di Arab Saudi menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak awal.

Baca Juga :  Kelelahan Usai Penerbangan, Jemaah Haji Lansia Asal Konawe Digendong Turun dari Pesawat di Makassar

“Jaga kesehatan, kekompakan dan kebersamaan selama di sana. Fokus utama adalah ibadah, dahulukan yang wajib lalu sempurnakan dengan amalan sunnah,” ujarnya.

Kloter 32 terdiri dari 386 jemaah asal Kota Kendari dan 7 petugas pendamping. Lalan Jaya berharap seluruh jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah dalam kondisi sehat.

Baca Juga :  Jalani Pemeriksaan di Embarkasi Makassar, Jemaah Kloter 34 Sultra Siap Berangkat ke Makkah

“Harapan kita semua, jemaah kembali utuh dan membawa predikat haji mabrur,” katanya.

Kakanwil Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya menyapa para jemaah Kota Kendari yang akan berangkat ke makkah.

Prosesi pelepasan dilakukan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar yang diwakili oleh Wakil Koordinator Penerimaan dan Pemberangkatan, Wahyuddin Hakim.

Dalam sambutannya, Wahyuddin mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat. Ia meminta para jemaah menjaga pola makan dan menghindari hal-hal yang dapat mengganggu kondisi kesehatan.

“Ibadah kita adalah ibadah fisik. Setiap hari membutuhkan tenaga untuk beraktivitas dan beribadah,” ucapnya.

Baca Juga :  Data Sementara BPBD: 16 Titik Banjir di Kota Kendari, Wali Kota Minta Maaf

Ia juga menyampaikan pesan emosional tentang perjuangan para jemaah yang harus menunggu dan menabung bertahun-tahun demi bisa menunaikan rukun Islam kelima.

“Ada yang berjuang dengan penuh air mata dan keterbatasan ekonomi, tapi akhirnya Allah memanggil mereka menjadi tamu-Nya,” tuturnya.

Selain itu, Wahyuddin mengajak seluruh jemaah untuk saling membantu, terutama kepada jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih selama menjalankan ibadah di Makkah.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *