TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Program Mudik Gratis 2026 di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatatkan partisipasi besar dengan total 13.752 penumpang serta 1.030 unit sepeda motor.
Data penyelenggara menunjukkan, dari total kuota yang tersedia, 10.770 tiket berasal dari dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Sementara 2.982 tiket tambahan sekaligus kuota kendaraan roda dua berasal dari pribadi Gubernur Andi Sumangerukka (ASR).
Program Mudik Gratis Bersama ASR 2026 melayani berbagai rute transportasi laut dan darat di Sultra, antara lain Kendari–Raha, Kendari–Baubau, Raha–Kendari, Baubau–Raha, Torobulu–Tampo, Amolengo–Labuan, Kendari–Langara, Baubau–Waara, Kendari–Ereke, serta Kendari–Wanci, termasuk layanan bus dari DAMRI dengan sejumlah tujuan.
Pemerintah menegaskan seluruh layanan diberikan tanpa biaya, termasuk untuk perjalanan arus balik, sebagai upaya meringankan beban masyarakat saat musim mudik lebaran.
Usai melepas, peserta mudik gratis 2026 di Pelabuhan Nusantara Kendari pada Selasa (17/3/2026), Gubernur ASR menegaskan bahwa program tersebut sepenuhnya gratis tanpa pungutan biaya serta berlaku untuk perjalanan pergi maupun kembali.
“Ini adalah program gratis, tidak ada pemungutan pembayaran. Berlaku untuk berangkat dan kembali,” tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Muhammad Rajulan menyebut, program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi mobilitas arus mudik yang setiap tahun meningkat.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program itu sangat tinggi karena mampu mengurangi beban biaya perjalanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Pemprov Sultra berharap program mudik gratis itu dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat saat musim mudik lebaran.
Penulis: Tim Redaksi
