Daerah  

149 Ribu Warga Sultra Dicoret dari PBI BPJS Kesehatan

Dinsos Sultra mencatat 149 Ribu warga Sultra dicoret dari peserta PBI JK BPJS Kesehatan.
Dinsos Sultra mencatat 149 Ribu warga Sultra dicoret dari peserta PBI JK BPJS Kesehatan.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 149.067 warga Sulawesi Tenggara (Sultra) dicoret atau dinonaktifkan dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sultra, Parinringi mengatakan, penonaktifan tersebut dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sejak 1 Februari 2025. Sultra menerima dampak dengan penonaktifan dengan jumlah tersebut atau sekitar 10 persen dari total PBI JK yaitu 1.198.091 peserta aktif.

Ia menjelaskan, hal tersebut bertolak dari Inpres nomor 4 tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam DTSEN itu, terintegrasi beberapa data yang berasal dari Dukcapil, BKKBN, Kesehatan, dan lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Dorong Konawe Maju di Usia ke-66

“Di DTSEN itu sudah tertera desil 1sampai desil 10, pembagian masyarakat berdasarkan kesejahteraannya,” ucapnya.

Akan hal itu, keluarlah keputusan Mensos nomor 79 tahun 2025 tentang penempatan desil. Dari peraturan itu, penerima PKH adalah desil 1 sampai 4, penerima Bansos termasuk PBI adalah desil 1 sampai desil 5.

Dari surat keputusan itu, keluar lagi kebijakan pemerintah lewat Kemensos untuk mengelurakan peserta PBI JK karena banyak yang berdasarkan data statistik sudah keluar dari desil 5 dan masuk ke desil 6 sampai desil 10.

Adapun kriteria desil yaitu, desil 1 adalah sangat miskin, desil 2 miskin, desil 3 hampir miskin, desil 4 rentan miskin, dan desil 5 pas-pasan. Sementara desil 6 sampai 10 masuk kategori menengah keatas atau tidak diprioritaskan menerima bantuan sosial.

Baca Juga :  Bupati Kolaka Resmikan Masjid Al Fath, Simbol Spiritualitas ASN

Berdasarkan data yang dimiliki Dinsos Sultra, daerah dengan peserta PBI JK yang paling banyak dicoret yaitu Konsel Sebanyak 21.306 dari total 147.606 peserta aktif.

Selanjutnya, Kolaka sebanyak 16.679 peserta dari total 112.324 peserta aktif, Konawe sebanyak 16.510 dari 115.036 peserta aktif, Muna sebanyak 8.845 dari 116.370 peserta aktif, Buton sebanyak 5.882 dari 555.614 peserta aktif.

Bombana yang dicoret sebanyak 8.297 dari total 74.213 peserta aktif, Wakatobi sebanyak 10.609 dari 55.887 peserta aktif, Kolut sebanyak 8.547 dari total 74.271 peserta aktif. Selanjutnya Konut sebanyak 5.090 dari 32.130 peserta aktif, Butur sebanyak 3.871 dari 34.161 peserta aktif.

Baca Juga :  MUI Sultra Beri Penguatan Karakter dan Edukasi Pelajar untuk Hindari Narkoba

Berikutnya, Koltim sebanyak 7.391 dari 74.296 peserta aktif, Konkep sebanyak 1.078 dari 20.438 peserta aktif, Mubar sebanyak 3.652 dari 43.191 peserta aktif, Buteng sebanyak 12.975 dari total 55.199 peserta aktif, Busel sebanyak 4.111 dari 44.948 peserta aktif, Kendari sebanyak 10.398 dari 91.331 peserta aktif, dan Baubau dicoret sebanyak 3.826 dari 51.079 peserta aktif.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *