TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Transformasi digital Bank Sultra mulai menunjukkan hasil signifikan. Dalam periode Juli 2025 hingga Juli 2026, hampir seluruh indikator layanan transaksi digital Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) itu mencatat pertumbuhan positif secara year-on-year (YoY).
Lonjakan paling mencolok terlihat pada transaksi QRIS. Jumlah pengguna QRIS Bank Sultra tumbuh 81,26 persen menjadi 60.753 pengguna. Sementara volume transaksinya melonjak 289,34 persen hingga mencapai 275.679 transaksi.
Dari sisi nilai transaksi, QRIS juga mencatat pertumbuhan 166,95 persen dengan nominal mencapai Rp61,59 miliar. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital di tengah masyarakat Sultra.
Ekspansi QRIS juga terjadi pada sisi merchant. Jumlah merchant QRIS Bank Sultra meningkat 171,87 persen menjadi 2.648 mitra usaha. Pertumbuhan tersebut diikuti volume transaksi yang naik 231,01 persen menjadi 432.969 transaksi dengan nilai mencapai Rp46,88 miliar atau tumbuh 180,15 persen.
Tak hanya QRIS, layanan Mobile Banking Bank Sultra juga mengalami peningkatan. Jumlah penggunanya naik 19,92 persen dari 111.323 menjadi 133.502 pengguna.
Kenaikan jumlah pengguna tersebut diikuti lonjakan aktivitas transaksi. Volume transaksi Mobile Banking tumbuh 73,60 persen menjadi 14,84 juta transaksi, sedangkan nilai nominalnya meningkat 62,17 persen hingga menembus Rp17,99 triliun.
Tren positif juga terlihat pada penggunaan kartu debit. Jumlah pengguna meningkat 27,23 persen menjadi 70.117 pengguna, dengan volume transaksi tumbuh 187,61 persen menjadi 168.779 transaksi. Dari sisi nominal, transaksi kartu debit tercatat mencapai Rp105,06 miliar atau tumbuh 117,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menjadi pijakan Bank Sultra untuk melanjutkan transformasi layanan digital. Bank Sultra kini tengah menyiapkan pembaruan aplikasi Mobile Banking yang akan hadir dengan nama SuMO (Sultra Mobile).
SuMO dirancang dengan pembaruan menyeluruh pada aspek user interface (UI) dan user experience(UX). Aplikasi tersebut diarahkan tampil lebih modern dan intuitif, sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat dan aman bagi nasabah.
Tidak berhenti pada perubahan tampilan, SuMO juga diproyeksikan mengintegrasikan fitur QRIS Tuntas yang diinisiasi Bank Indonesia. Fitur ini memungkinkan nasabah melakukan tarik tunai, transfer hingga setor tunai menggunakan kode QR tanpa harus menggunakan kartu fisik.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan, peningkatan transaksi digital menjadi indikator kepercayaan masyarakat Sultra terhadap layanan perbankan digital Bank Sultra.
“Pertumbuhan yang sangat positif ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus berinovasi dan berinvestasi dalam teknologi perbankan,” ujar Andri.
Menurutnya, kehadiran SuMO dengan pembaruan desain UI/UX serta fitur QRIS Tuntas merupakan bagian dari strategi Bank Sultra menghadirkan layanan perbankan yang semakin praktis dalam satu platform. Bank Sultra menilai penguatan ekosistem digital juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi dan literasi keuangan di Sulawesi Tenggara.
Pertumbuhan Mobile Banking, QRIS dan jaringan merchant menjadi modal untuk memperluas akses masyarakat terhadap transaksi keuangan digital.
Dengan tren tersebut, Bank Sultra tidak hanya membidik peningkatan penggunaan layanan digital, tetapi juga menempatkan transformasi teknologi sebagai bagian dari kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital Sultra dan nasional.(*)
Laporan: Ismu
