The Power of Silaturahim: Dari Kendari ke Jogja untuk Menyambut Masa Depan Bersama

Silaturahmi media, BI Sultra dan Dr Aqua Dwipayana di Desa Wisata Penting Sari, Dusun Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (25/8/2026). (Istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – “The Power of Silaturahim”. Begitu istilah yang digunakan oleh seorang pakar komunikasi dan motivator internasional, Dr Aqua Dwipayana untuk merangkum banyaknya kata yang menggambarkan dalamnya makna sebuah kebersamaan.

Pertama kali saya diberi kesempatan untuk bertemu dengan pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara itu saat ia menyambangi Kota Kendari pada Rabu, 22 April 2026. Saat itu, ia diundang memberikan materi motivasi untuk jajaran pegawai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra. Saya merupakan salah seorang wartawan mitra OJK yang berkesempatan hadir.

Saat itu, saya tidak tahu siapa sebenarnya sosok laki-laki yang rambut alisnya pun sudah mulai memutih itu. Pengetahuanku tentangnya hanya sebatas apa yang tertulis di baliho OJK saat itu, pakar komunikasi dan motivator. Mungkin karena belum pernah bertemu, atau memang saya yang kurang update dan tidak punya waktu mendengarkan video-video motivasi.

Di benakku, hal pertama yang menggambarkan tentangnya adalah ramah dan murah senyum. Namun, ternyata saya salah. Setelah ia memulai dengan kata demi kata, dua hal tadi hanya bagian kecil dari kejutan yang akan didapatkan hanya setelah mendengarkan atau berbincang dengannya.

Baca Juga :  Pemkot Kendari, BI, Bulog dan Kejati Sultra Kolaborasi Gelar Gerakan Pangan Murah

Dr Aqua lahir pada 23 Januari 1970. Ia adalah mantan wartawan. Sesama profesi tentu saya lebih tertarik untuk mendengarkan perjalanan hidupnya. Saya mendapat arah baru, 5 prinsip dalam kehidupan, rumus kesuksesan, menerapkan kerja 4 as, gaji vs rezeki, dan masih banyak lagi.

Silaturahmi kami tidak putus di situ. Dr Aqua tidak sungkan membagiakan nomor kontaknya untuk bisa kembali membuka ruang-ruang komunikasi. Dari situ, saya mendapatkan hal menarik. Dr Aqua tetap produktif menulis meski sudah tidak berprofesi sebagai wartawan lagi.

Dr Aqua Dwipayana dan Ismu Samadhani mengabadikan momen usai kegiatan knowledge sharing yang digelar OJK Sultra di Kendari pada Rabu (22/4/2026). (Dok: Ismu Samadhani)

Di Jogja: Menyambung Silaturahim, Membangun Kolaborasi

Saya tidak merencanakan, takdir tuhan mengantar saya kembali untuk bertemu Dr Aqua di Yogyakarta (Jogja). Bukan lewat OJK, kali ini pertemuan itu difasilitasi oleh Bank Indonesia (BI) Sultra yang berlangsung pada 23 hingga 26 Agustus 2026.

Baca Juga :  Pengguna QRIS di Sultra Tembus 373 Ribu Jiwa, BI Dorong Akselerasi Transaksi Non-Tunai

Agenda hari ketiga kami bersama BI Sultra di Jogja adalah menuju desa wisata Penting Sari, Sleman, Yogyakarta. Di sana, Dr Aqua siap memberikan sharing session tentang strategi komunikasi jurnalistik.

Senyumnya tetap sama, namun semangatnya bertambah. Mungkin karena kali ini ia menyambut kami sebagai tuan rumah, atau mungkin karena putra bungsunya yang bernama Savero Karamiveta Dwipayana (Ero) yang akan melangsungkan pernikahan pada 5 September 2026 mendatang. (Semoga pernikahannya berjalan lancar dan memberikan kebahagiaan dunia akhirat untuk keluarga maupun orang-orang sekitar).

Ternyata, salah satu materi yang disampaikan Dr Aqua di Kendari saat itu 4 as (Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas)  mengantarkanku untuk kembali bertemu dengannya di daerah yang selalu ingin didatangi orang (Jogja).

Dr Aqua Dwipayana membawakan materi sharing session tentang strategi komunikasi jurnalistik kepada awak media dari Sultra dalam kegiatan Capacity Building Media BI Sultra di Desa Wisata Penting Sari pada Selasa (25/8/2026). (Istimewa)

“Di sini saya punya rumah. Kalau teman-teman datang ke Jogja bisa tinggal di rumah. Bisa pakai mobil di rumah,” satu tawaran yang disampaikan dalam sesi pertemuan itu.

Baca Juga :  Inflasi Sultra 3,35 Persen, BI Dorong Daerah Perkuat Pengendalian

Dr Aqua juga memberikan kami tulisannya yang dibukukan dengan judul “The Power of Silaturahim”. Baginya, silaturahmi adalah jembatan hati, perekat persaudaraan, dan kekuatan membangun masa depan bersama.

Tak tanggung-tanggung, ia membagikan tips 3B sebagai kunci hidup berkah dan bermakna. Yaitu Berdoa, Bekerja, dan Bersyukur. Kata Dr Aqua, doa akan menuntun langkah, kerja akan menguatkan usaha, sementara bersyukur akan melapangkan jiwa.

Di hadapan para wartawan, Dr Aqua menyampaikan bahwa media bukan hanya penyampai berita, tetapi mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik. Menurutnya, wartawan/jurnalis bukan hanya menyampaikan informasi, tapi jurnalis membantu masyarakat memahami apa yang sedang terjadi.

Pesannya jelas, media bukan pelengkap, ia meminta BI Sultra untuk menjadikan media sebagai mitra bukan sekadar saluran publikasi.(**)

Penulis: Ismu Samadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *