TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Perluasan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) komoditas kakao ke Kolaka Utara (Kolut) tidak berhenti pada rapat koordinasi.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama para pemangku kepentingan menyiapkan langkah lanjutan untuk memastikan program tersebut masuk ke tahap implementasi.
Rapat koordinasi yang digelar di Learning Center Kantor OJK Sultra beberapa waktu lalu menjadi bagian awal dari persiapan penguatan ekosistem kakao di Kolut.
Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, otoritas sektor keuangan, lembaga pembiayaan, jaminan sosial hingga pihak pembeli atau offtaker.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha menegaskan bahwa program tersebut diharapkan tidak menjadi kegiatan seremonial.
“Perluasan PED ditujukan untuk memperbesar akses pembiayaan, memperkuat pemberdayaan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, pemerintah Kabupaten Kolut juga menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program, termasuk melalui penyediaan data pelaku usaha dan penguatan kelembagaan.
Integrasi program daerah dengan skema hilirisasi kakao menjadi bagian yang akan didorong dalam kerja sama tersebut.
Sementara itu, penguatan rantai pasok akan didukung oleh sinergi lintas sektor agar kebutuhan di tingkat hulu hingga hilir dapat ditangani secara lebih terintegrasi.
Sebagai tindak lanjut rapat koordinasi, OJK Sultra dan para pemangku kepentingan akan mempersiapkan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan MoU tersebut direncanakan berlangsung langsung di Kabupaten Kolut.
Langkah itu menjadi tahap berikutnya untuk menerjemahkan hasil koordinasi menjadi kerja sama konkret dalam mengembangkan komoditas kakao sekaligus memperkuat perekonomian daerah secara inklusif dan berkelanjutan.(*)
Laporan: Ismu
