TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Nur Aida resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala SMAN 1 Kendari setelah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) di ruang pola kantor Gubernur Sultra pada Senin (21/9/2026).
Usai dilantik, mantan Kepala SMAN 2 Kendari itu juga langsung menyiapkan sejumlah langkah untuk 100 hari pertama kepemimpinannya.
Nur Aida mengatakan, tahap awal kepemimpinannya akan dimulai dengan beradaptasi sekaligus mengenali kondisi lingkungan sekolah. Ia tidak ingin langsung mengambil kebijakan sebelum memahami potensi dan persoalan yang ada.
“Insyaallah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kebijakan yang diberikan oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara. Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, saya akan terlebih dahulu melakukan adaptasi dengan lingkungan sekolah,” kata Nur Aida.
Memasuki 100 hari pertama, ia akan fokus melakukan penataan, identifikasi, dan pemetaan terhadap kondisi serta potensi SMAN 1 Kendari. Dari proses tersebut, berbagai persoalan yang ditemukan akan dipilah untuk menentukan langkah pembenahan.
“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah mengenali terlebih dahulu potensinya. Saya akan melakukan identifikasi dan pemetaan. Kalau ada masalah-masalah yang bisa diselesaikan, akan diselesaikan segera,” ujarnya.
Bagi Nur Aida, pembenahan sekolah tidak hanya menyangkut fasilitas. Ia menaruh perhatian pada kualitas guru dan siswa, sejalan dengan arahan Gubernur ASR yang menekankan bahwa predikat sekolah unggulan harus tercermin dari seluruh unsur di dalamnya.
“Beliau menyampaikan bahwa sekolah unggulan bukan hanya dilihat dari gedung dan fasilitasnya, tetapi juga harus ditunjang oleh kualitas guru dan siswa. Harapan tersebut yang betul-betul akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Setelah pemetaan dilakukan, Nur Aida akan memperkuat kolaborasi dengan guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, serta para pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, dukungan seluruh pihak menjadi bagian penting dalam menjalankan program sekolah.
“Saya meyakini tidak akan ada keberhasilan tanpa kolaborasi yang baik. Yang penting saya diberikan kepercayaan. Dengan kepercayaan itu, saya akan melangkah bersama-sama untuk mewujudkan SMAN 1 Kendari sesuai dengan harapan sebagai sekolah unggulan di Sulawesi Tenggara,” tuturnya.
Selain melakukan pembenahan, Nur Aida juga menargetkan prestasi yang telah diraih SMAN 1 Kendari dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Ia akan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pencapaian tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam satu bulan ke depan, Gubernur ASR dijadwalkan berkunjung untuk melihat perkembangan SMAN 1 Kendari. Momentum tersebut menjadi bagian dari evaluasi awal terhadap langkah yang telah dilakukan setelah pergantian kepemimpinan.
Karena itu, ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan dedikasi dan integritas, sembari mempertahankan capaian yang sudah baik dan membenahi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
“Dengan semangat, dedikasi, dan integritas, saya akan coba melakukan pembenahan dan meningkatkan terus yang sudah ada. Tentu saja, kita akan berkolaborasi dengan seluruh pihak yang ada,” pungkasnya.(*)
Laporan: Ismu
