QRIS Makin Diterima Masyarakat, BI Sultra Catat 369 Pengguna Ikuti QRIS Experience

BI Sultra mencatat 369 masyarakat mengikuti QRIS Experience dalam QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 untuk memperluas penggunaan pembayaran digital di Sultra.

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI Upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperluas penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menunjukkan hasil positif.

Melalui kegiatan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Sultra 2026, sebanyak 369 masyarakat mengikuti misi QRIS Experience yang memperkenalkan tujuh fitur transaksi digital berbasis QRIS.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program strategis Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 tersebut mengusung tema “Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS”.

Baca Juga :  BPR Bahteramas Kendari Masuk Kampus, KPI Fest Jadi Ajang Edukasi Mahasiswa Soal Keuangan dan Kejahatan Digital

Program ini tidak hanya mengajak masyarakat mengenal pembayaran digital, tetapi juga memberikan pengalaman langsung menggunakan berbagai fitur QRIS dalam aktivitas sehari-hari.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital yang aman, cepat, dan mudah.

Pelaksanaan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia digelar di tiga daerah, yakni Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Muna. Para peserta menjalankan berbagai misi yang dirancang untuk memperluas literasi digital, mulai dari edukasi QRIS, kampanye Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, edukasi Perlindungan Konsumen (PeKA), hingga promosi UMKM dan kuliner khas Sultra.

Baca Juga :  Warga Kendari Serbu Pasar Murah Ramadan Sultra Fest di Pelataran MTQ

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan itu cukup tinggi. Dari 227 orang yang mendaftar saat proses seleksi pada 25–30 Juni 2026, Bank Indonesia menetapkan delapan tim yang terdiri atas 24 peserta dan delapan fasilitator untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Selain memperkenalkan berbagai fitur QRIS, peserta juga berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM di setiap daerah tujuan. Aktivitas tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus mendorong semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran non-tunai.

Baca Juga :  Belanja APBN di Sultra Tembus Rp10,79 Triliun, Hampir Setengah Pagu Sudah Terserap

Tidak hanya itu, misi lain dalam kegiatan ini juga mencatat hasil menggembirakan. Edukasi transportasi online berhasil menjangkau 270 orang, sedangkan kampanye CBP Rupiah dan Perlindungan Konsumen (PeKA) menyasar 1.541 masyarakat.

Di ranah digital, kampanye edukasi yang dilakukan para peserta turut menghasilkan capaian signifikan. Konten yang dipublikasikan membukukan 652.974 engagement dengan jangkauan mencapai 23.834 pengguna, dan jumlah tersebut diproyeksikan masih terus bertambah.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *