TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Peluang kerja ke luar negeri kembali terbuka lebar. Sebanyak 9 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) saat ini menawarkan total 9.183 lowongan kerja dengan penempatan di berbagai negara, mulai dari kawasan Asia, Eropa hingga Timur Tengah.
Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, La Ode Askar, menegaskan bahwa seluruh lowongan tersebut bersifat nasional dan tidak diperuntukkan bagi daerah tertentu saja. Artinya, masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk Sultra, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pekerjaan tersebut selama memenuhi persyaratan.
“Total 9.183 lowongan ini untuk seluruh Indonesia. Siapa pun bisa mendaftar, tidak dibatasi asal daerah,” ungkapnya di Kendari pada Selasa (28/4/2026).
Askar menjelaskan, mekanisme perekrutan dilakukan melalui skema private to private (P to P) yang dijalankan oleh perusahaan P3MI. Dalam sistem itu, perusahaan memperoleh permintaan tenaga kerja dari luar negeri, kemudian mempromosikannya di dalam negeri, termasuk melalui kegiatan job fair.
Berbeda dengan sistem rekrutmen konvensional, skema itu tidak mengenal pembagian kuota per daerah. Jumlah lowongan bersifat dinamis dan terus berubah mengikuti proses seleksi yang berlangsung setiap hari.
“Pergerakannya cepat. Misalnya hari ini ada 60 posisi, besok bisa berkurang karena sudah diisi pelamar dari daerah lain,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat persaingan antar pelamar semakin ketat. Kecepatan dalam mendaftar dan kesiapan memenuhi kualifikasi menjadi kunci utama untuk bisa mendapatkan peluang kerja tersebut.
“Siapa yang lebih siap dan cepat, dia yang berpeluang mendapatkan posisi, karena penempatan dan negara tujuan sudah jelas,” tambah Askar.
Meski demikian, peluang itu masih terbuka hingga akhir tahun 2026. BP3MI mengimbau masyarakat agar tidak menunda pendaftaran, mengingat jumlah lowongan dapat berubah sewaktu-waktu seiring proses seleksi yang berjalan.
Askar juga mengakui tidak semua perusahaan dapat dilibatkan dalam kegiatan promosi karena keterbatasan waktu. Ia menekankan pentingnya peran bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyebarluaskan informasi peluang kerja luar negeri agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebutuhan tenaga kerja tersebar di berbagai sektor. PT Azka Duta Semesta, misalnya, membuka 281 posisi di bidang F&B Service, Housekeeping, Kitchen, Massage, Agriculture, Manufacturing hingga Spa Therapist untuk penempatan di Turki.
Kebutuhan terbesar berasal dari PT Ali Qurrny Bagas Pratama yang menyediakan 4.532 lowongan untuk posisi Waiters, Cook, Room Attendant, dan SPA Therapist dengan penempatan di Kuwait, Turki, Yordania, Rumania, dan Polandia.
Sementara itu, PT Khalifah Fierdaus Aulia membuka 280 lowongan ke Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia. PT Jafa Indo Corpora yang berbasis di Yogyakarta menawarkan 1.500 posisi di sektor hospitality untuk penempatan di Turki.
Di sektor industri, PT Twin Arrow Fertilizer SDN BHD membutuhkan 124 tenaga kerja untuk pabrik pupuk di Malaysia. Adapun PT Dinasty Insan Mandiri membuka 476 posisi sebagai operator tambang di Kepulauan Solomon.
Perusahaan lainnya, PT Arwana Citra Lestari, menyediakan 450 lowongan sektor formal di Malaysia. PT Ekasanti Jayamulia menawarkan 1.300 posisi di sektor pabrik serta tenaga perawat untuk panti jompo.
Selain itu, PT Suka Mulia Mandiri Agung membuka 240 peluang kerja di berbagai bidang, mulai dari mekanik, logistik, hospitality hingga manufaktur, dengan penempatan di sejumlah negara seperti Turki, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Australia, Kaledonia Baru, hingga kawasan Afrika Tengah.
Dengan ribuan peluang yang tersedia, BP3MI berharap masyarakat Sultra dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal, terutama melalui jalur resmi yang telah difasilitasi pemerintah.
Info lebih lanjut bisa langsung diterima di kantor BP3MI Sultra.
Penulis: Tim Redaksi
