TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi rumah duka almarhumah Wa Ode Aminah Binti Aminuddin, jemaah haji asal Kota Kendari yang meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi pada Selasa (23/6/2026).
Kunjungan takziah tersebut dilakukan pada Rabu (24/6/2026) dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya bersama Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), La Mpane di kediaman almarhumah di Jalan Bunga Matahari II, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Plt Kakanwil Kemenhaj Sultra, Muhammad Lalan Jaya menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya di rumah duka merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selain menyampaikan duka cita secara langsung, pihaknya juga memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhumah.
“Kami atas nama keluarga besar Kanwil Kemenhaj Sultra dan Kemenhaj Kota Kendari menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Hj. Wa Ode Aminah Binti Aminuddin. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Wa Ode Aminah merupakan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter UPG 32, kloter pertama jemaah haji asal Sultra yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air dalam waktu dekat. Namun, sebelum kepulangan tersebut, almarhumah dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit King Fahd Madinah pada Selasa (23/6/2026) pukul 16.30 waktu Arab Saudi.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, almarhumah meninggal dunia karena sakit dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyakit yang menyebabkan jemaah haji asal Kendari tersebut meninggal dunia.
Kloter UPG 32 dijadwalkan tiba di Indonesia melalui Embarkasi Makassar sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sultra melalui Bandar Udara Halu Oleo Kendari di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Plt Kakanwil Kemenhaj Sultra menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi dan keluarga almarhumah terkait perkembangan informasi serta proses penanganan lebih lanjut.
“Kami berharap keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini. Kepergian almarhumah di Tanah Suci tentu menjadi duka bagi kita semua, namun kami juga meyakini bahwa wafat dalam menjalankan ibadah haji merupakan kemuliaan yang insyaallah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkas Lalan.
Laporan: Ismu
