BPR Bahteramas Kendari Berhasil Pertahankan Status Bank “Sehat” di Tahun 2025

Dirut BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih (tengah) bersama Komisaris Utama PT BPR Bahteramas Kendari, Buyung Sarita (kiri) dan Komisaris Rahmat Madjid (kanan).

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI PT BPR Bahteramas Kendari (Perseroda) berhasil mempertahankan predikat “Sehat” sepanjang tahun 2025.

Status tersebut menjadi salah satu capaian penting yang dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Rujab Gubernur Sultra pada Kamis (11/6/2026).

Direktur Utama PT BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih mengatakan, predikat sehat tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan prinsip kehati-hatian, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Menurutnya, capaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui pengelolaan perusahaan yang terukur dan fokus pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Predikat sehat ini menjadi bukti bahwa BPR Bahteramas Kendari mampu menjaga stabilitas usaha dan kepercayaan masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kinerja perusahaan agar tetap tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Suryaningsih.

Baca Juga :  Dua Senator RI Belanja Sembako di BPR Bahteramas Kendari untuk Masyarakat

Kinerja positif BPR Bahteramas Kendari terlihat dari sejumlah indikator keuangan yang terus menunjukkan tren membaik. Dalam pemaparan RUPS disebutkan bahwa selama periode 2020 hingga 2025, rasio Return on Assets (ROA) perusahaan secara konsisten berada di atas tingkat suku bunga deposito.

Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa perusahaan mampu mengelola aset secara efektif untuk menghasilkan keuntungan yang optimal. Manajemen juga dinilai berhasil menjaga efisiensi operasional.

Tim Manajemen BPR Bahteramas Kendari dalam RUPS tahun buku 2025 di Rujab Gubernur Sultra pada Kamis (11/6/2026).

Dalam laporan kinerja keuangan, disebutkan bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga mampu mengendalikan biaya operasional sehingga margin laba bersih terus mengalami peningkatan secara signifikan.

Baca Juga :  Laba BPR Bahteramas Kolaka Terus Menguat, Targetkan Rp4,62 Miliar Tahun Depan

Capaian tersebut semakin memperkuat posisi BPR Bahteramas Kendari sebagai salah satu lembaga keuangan daerah yang memiliki fundamental usaha yang sehat. Dengan modal terakhir yang disetor pemegang saham sejak 2017 dan aset yang telah berkembang hingga mencapai sekitar Rp85 miliar, perusahaan mampu mempertahankan kinerja positif serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Meski berhasil mencatatkan kinerja yang baik, Suryaningsih mengakui tantangan industri perbankan ke depan akan semakin besar. Persaingan dengan bank umum, perusahaan fintech, serta perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital menjadi tantangan yang harus dihadapi BPR.

Karena itu, pada tahun 2026 BPR Bahteramas Kendari telah menyiapkan sejumlah strategi pengembangan. Di antaranya peningkatan layanan dan sarana infrastruktur yang berorientasi pada kepuasan nasabah, pembukaan sentra layanan keuangan pada sejumlah instansi pemerintah, pengadaan mobil kas keliling, hingga penguatan layanan berbasis digital melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Pertamax Eceran di Kendari Mulai Naik Rp17.500 per Liter

Selain itu, perusahaan juga menargetkan penambahan modal dari Pemerintah Kota Kendari, menghadirkan inovasi produk tabungan dan kredit yang lebih variatif, meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah, serta memperluas program edukasi keuangan kepada masyarakat Sultra.

Di sisi lain, pengelolaan risiko kredit tetap menjadi perhatian utama perusahaan. BPR Bahteramas Kendari menargetkan penurunan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas aset dan kesehatan perusahaan dalam jangka panjang.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *