Daerah  

37 Petugas Haji Resmi Dilepas untuk Kawal 2.078 Jemaah Sultra, Prioritaskan Pelayanan Maksimal

Pelepasan petugas haji Sultra di kantor Gubernur pada Kamis (30/4/2026)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 37 petugas haji resmi dilepas untuk mendampingi 2.078 jemaah asal Sulawesi Tenggara (Sultra) pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di kantor Gubernur Sultra pada Kamis (30/4/2026).

Para petugas itu akan bertugas mengawal jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air, dengan fokus utama pada pelayanan maksimal.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya, menegaskan bahwa kesiapan petugas menjadi faktor penting dalam menjamin kelancaran ibadah jemaah di tanah suci.

Ia menjelaskan, jumlah jemaah haji Sultra tahun ini mencapai 2.078 orang, setelah mendapat tambahan kuota sebanyak 15 orang dari sebelumnya 2.063. Ribuan jemaah tersebut akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter) penuh serta dua kloter gabungan.

Baca Juga :  Data Terbaru Banjir Kendari: 5.445 Jiwa dan 1.339 Rumah di 16 Kelurahan Terdampak

“Seluruh kloter akan didampingi petugas haji dari daerah yang memiliki tugas memberikan bimbingan ibadah sekaligus layanan teknis selama pelaksanaan haji. Pendampingan ini diharapkan mampu membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lancar dan nyaman,” ucap Lalan.

Secara rinci, 37 petugas tersebut terdiri dari lima ketua kloter, enam pembimbing ibadah, 10 petugas haji daerah, empat petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 12 tenaga kesehatan. Komposisi itu disiapkan untuk memastikan seluruh kebutuhan jemaah dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Baca Juga :  Rumah Produksi Kopra Warga Konawe Utara Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Ia menambahkan, para petugas telah melalui proses seleksi ketat. Penempatan mereka juga disesuaikan dengan kemampuan komunikasi serta latar belakang budaya, sehingga pelayanan di lapangan dapat berjalan lebih efektif.

Dalam arahannya, Lalan mengingatkan bahwa petugas haji tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan, tetapi juga membawa nama baik daerah dan negara. Oleh karena itu, sikap profesional, kesabaran, dan tanggung jawab harus dijaga selama menjalankan tugas.

Baca Juga :  Kemenhaj Sultra Minta Jemaah Haji Bijak Pakai HP, Patuhi Larangan Selfie di Tempat Ibadah

“Petugas haji adalah duta bangsa dan duta daerah. Berikan pelayanan terbaik kepada jemaah dengan penuh kesabaran,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau seluruh petugas dan jemaah untuk mematuhi aturan yang berlaku, baik dari pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi. Kekompakan dan disiplin menjadi kunci dalam menjaga kelancaran ibadah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Jemaah diimbau untuk memprioritaskan ibadah wajib dibandingkan sunnah agar kondisi fisik tetap terjaga hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *