Rp79,3 Miliar Digelontorkan, Pemprov Sultra Prioritaskan Jalan Rusak Berat di 2026

Andi Sumangerukka

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menyiapkan anggaran sebesar Rp79,3 miliar untuk memperbaiki tujuh ruas jalan provinsi pada 2026.

Fokus utama diarahkan pada penanganan jalan rusak berat yang dinilai vital bagi kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Program itu merupakan bagian dari inisiatif Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah) yang digagas Gubernur Andi Sumangerukka bersama Wakil Gubernur Hugua, dengan penekanan pada efektivitas anggaran dan hasil nyata di lapangan.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, setiap penggunaan anggaran harus tepat sasaran, terutama pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan tinggi dan menjadi kewenangan provinsi.

Baca Juga :  Rakerprov KONI Sultra: Atlet Jadi Investasi Jangka Panjang Daerah

“Pembangunan jalan harus memenuhi standar. Jika kualitasnya tidak baik, masyarakat yang dirugikan dan pemerintah harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga meminta Inspektorat Sultra untuk memperkuat pengawasan agar seluruh proyek berjalan transparan dan sesuai spesifikasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Pantja Widhia Justianus Tolia menyebutkan, total panjang jalan yang akan ditangani mencapai 26,70 kilometer, tersebar di sejumlah wilayah seperti Bombana, Konawe Selatan, Kendari, hingga Buton Utara.

Baca Juga :  Wakili Gubernur Pimpin Apel, Pahri Yamsul Ingatkan ASN Wapada Dampak Cuaca

“Seluruh pekerjaan masuk dalam anggaran reguler tahap pertama 2026, dengan prioritas pada ruas yang kondisinya paling mendesak,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Dari total anggaran yang disiapkan, porsi terbesar dialokasikan untuk peningkatan jalan Kasipute–Lora–Bambaea di Kabupaten Bombana sepanjang 10 kilometer dengan nilai Rp30,9 miliar. Selanjutnya, ruas Lambale–Ereke di Buton Utara sepanjang 5 kilometer mendapatkan alokasi Rp15,4 miliar.

Sementara itu, peningkatan jalan Motaha–Alangga di Konawe Selatan sepanjang 5,5 kilometer dianggarkan Rp13,08 miliar, ditambah dukungan dana bagi hasil (DBH) sawit sebesar Rp2 miliar untuk tambahan penanganan sepanjang 0,5 kilometer.

Baca Juga :  Alasan Efisiensi, KONI Sultra Pilih Kota Kendari Jadi Tuan Rumah Porprov 2026

Beberapa ruas strategis lainnya juga turut mendapat perhatian, seperti jalan Punggaluku–Ambesea di Konawe Selatan sepanjang 3 kilometer dengan anggaran Rp9,2 miliar, serta ruas batas Kota Kendari (Purirano) menuju Toronipa sepanjang 2 kilometer senilai Rp6 miliar.

Adapun peningkatan jalan akses SP3 Konda menuju Bandara Haluoleo sepanjang 0,7 kilometer dialokasikan Rp2,5 miliar.

Dengan alokasi anggaran itu, Pemprov Sultra berharap perbaikan infrastruktur jalan dapat mendorong konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *