TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Gugus depan Sultan Himayathuddin dan Weri Bundu pangkalan SMAN 12 Kendari 08.015 – 08.016 menggelar orca fest 2026 yang resmi dibuka oleh Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sultra, Jaenudin ladansa di pelataran SMAN 12 Kendari pada Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang akan berlangsung hingga 25 Januari 2026 tersebut diikuti oleh 10 team penggalang dari 9 sekolah di Kota Kendari, yaitu SMPN 14 Kendari, SMPN 7 Kendari, SMPN 3 Kendari, SMPN 1 Kendari A, SMPN 1 Kendari B, SMP 8 Kendari, MTs 2 Kendari, SMPN 5 Kendari, SMPN 20 Kendari, dan SMPN 2 Kendari.
Kepala SMAN 12 Kendari, Sudarso mengatakan, kegiatan tersebut untuk mempererat silaturahmi melalui event lomba dibidang kepramukaan meliputi pionering kreasi, design poster digital, vlog cagar budaya, serta e-sport dan code games yang disusun untuk melatih kerja sama, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan para peserta.
“Ini merupakan event pertama di SMAN 12 Kendari. Dan tentunya akan ada event-event selanjutnya. Insya Allah di bulan 5 nanti akan ada di tingkat penegak (SMA),” tuturnya.
Kata Sudarso, unit kegiatan kepramukaan merupakan salah satu dari sekian orde basis yang ada di SMAN 12 Kendari.
Para siswa juga saat ini tengah dilatih marching band yang peralatannya merupakan bantuan dari Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) dalam mendorong SMAN 12 Kendari sebagai salah satu sekolah unggulan di Sultra.
Selain itu, pihak sekolah juga sudah bersiap menjadikan SMAN 12 Kendari sebagai sekolah unggulan dengan menggenjot pelatihan untuk guru-gurunya serta di dukung dengan akreditas sekolah A.

Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sultra, Jaenudin ladansa mengatakan, lomba-lomba yang ada di Orca Fest 2026 itu merupakan salah satu metode untuk mengembangkan kreativitas dan kekompakan para penggalang muda.
Ia menitipkan pesan kepada para dewan juri untuk tetap berlaku adil dan jujur agar tidak satu dari peserta pun merasa kecewa.
“Beri penilaian yang adil, agar mereka bisa menerima kemenangan dan kekalahan. Karena pada dasarnya, lomba itu merupakan salah satu pendidikan dalam Pramuka,” ungkapnya.
Kata Jauenudin, lomba bukanlah tujuan kepramukaan, melainkan alat dalam kepramukaan. Ia menyebut, ada 3 tujuan kepramukaan, yaitu pendidikan nilai-nilai kebangsaan, pendidikan karakter (nilai), dan keterampilan hidup.
Ia harap, Orca Fest tahun 2026 itu dapat menjadi wadah untuk membentuk Pramuka Penggalang yang berkarakter, berprestasi, dan berjiwa sportivitas.
Laporan: Tim Redaksi
