Soft Launching EKI KNMP Sorue Jaya, OJK Sultra Perkuat Literasi Keuangan Warga Pesisir

OJK Sultra memperkuat literasi keuangan warga pesisir melalui EKI KNMP Sorue Jaya, disertai akses pembiayaan, perlindungan konsumen dan layanan keuangan. (istimewa)

TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Membuka akses pembiayaan saja belum cukup untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) juga menempatkan literasi dan perlindungan konsumen sebagai bagian penting dalam Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari Soft Launching Kolaborasi Program EKI-KNMP yang dirangkaikan dengan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekitar 1.000 peserta menghadiri rangkaian kegiatan yang juga dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama jajaran Dirjen KKP, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Wakil Gubernur Sultra Hugua, Anggota DPD RI Leni Andriani Surunuddin, Wakil Ketua III Komite II DPD RI Umar Bonte dan Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim.

Baca Juga :  Implementasi Program KEJAR, 12.969 Rekening Simpel Diluncurkan di Konawe

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha mengatakan, masyarakat yang memperoleh akses pembiayaan harus dibekali kemampuan mengelola keuangan agar modal yang diterima benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan usaha.

Dalam tahap pascainkubasi, OJK telah melakukan edukasi dan bimbingan teknis kepada nelayan, pelaku UMKM, ibu rumah tangga pelaku usaha serta pelajar di kawasan KNMP.

Upaya tersebut diperkuat dengan layanan langsung dari berbagai lembaga. OJK, Bank Sultra, BRI, BPR, BNI, BPJS Ketenagakerjaan dan PNM membuka booth serta layanan keliling selama rangkaian kegiatan.

Baca Juga :  Bank Sultra Salurkan Bantuan Rp93 Juta untuk Korban Banjir Kendari

Masyarakat dapat berkonsultasi secara langsung mengenai layanan keuangan, pembiayaan maupun pengelolaan keuangan.

Menurut Bismi, pendekatan tersebut juga penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan finansial sekaligus memastikan pembiayaan digunakan secara bijak.

Di sisi lain, program EKI juga memberikan akses nyata terhadap sumber pembiayaan. BRI telah menyalurkan kredit kepada 49 debitur dengan total plafon Rp1,527 miliar dan membuka 52 rekening tabungan masyarakat pesisir.

PNM Mekaar memberikan pembiayaan kepada 23 debitur kelompok usaha perempuan dengan plafon Rp183,5 juta. Sementara akses tabungan pelajar diperkuat melalui pembukaan 30 rekening SimPel oleh Bank Sultra dan 44 rekening oleh BPR Bahteramas Konawe.

Baca Juga :  Sultra Jadi Bintang Baru Ekonomi Indonesia Timur

Ekosistem tersebut juga mencakup perlindungan pekerja rentan. Sebanyak 22 nelayan telah memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Penguatan ekonomi masyarakat pesisir ini kita lakukan melalui tiga tahapan, mulai dari prainkubasi, inkubasi, hingga pascainkubasi,” ujar Bismi.

Ke depan, OJK Sultra juga berencana mendorong pembangunan financial center di KNMP Desa Sorue Jaya. Pusat layanan tersebut diharapkan menjadi bagian dari strategi memperkuat akses keuangan sekaligus literasi masyarakat.

Dengan demikian, Soft Launching EKI bukan sekadar penanda dimulainya kolaborasi, tetapi menjadi langkah untuk membangun masyarakat pesisir yang lebih melek keuangan, terlindungi dan mampu mengembangkan usaha secara mandiri.(*)

Laporan: Ismu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *