TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 2 Kendari pada Jumat (4/9/2026) diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan Rasulullah.
Bagi sekolah, peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak siswa mengenal lebih dekat sikap dan akhlak Nabi Muhammad SAW, kemudian menjadikannya sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida, mengatakan kegiatan itu tidak hanya bertujuan untuk memperingati Maulid Nabi. Ada pesan pendidikan yang ingin ditanamkan kepada siswa melalui kegiatan tersebut.
Salah satunya adalah membangun kesadaran siswa agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam perilaku mereka, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Konsep kegiatan dibuat lebih menarik dengan menyesuaikan kreativitas generasi muda. Siswa menampilkan fashion show Islami, teatrikal, tari dan lagu religi dalam rangkaian peringatan tersebut,” ujarnya.

Menurut Nur Aida, pola tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.
Kegiatan Maulid juga dikaitkan dengan pembelajaran berbasis proyek. Melalui keterlibatan langsung, siswa belajar membangun kemandirian, kreativitas, kerja sama atau gotong royong, serta kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah.
Dengan begitu, proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi ikut mengambil peran dalam menyukseskan kegiatan.
Kehadiran Rohani Islam (Rohis) turut memperkuat tujuan tersebut. Sebagai salah satu dari 17 ekstrakurikuler di SMAN 2 Kendari, Rohis menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk mengembangkan pemahaman dan aktivitas keagamaan.
Rohis tidak hanya diarahkan pada pemahaman materi agama. Para siswa juga didorong untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang dapat membangun karakter dan kebersamaan.
Nur Aida berharap, momentum Maulid Nabi dapat memberikan dampak yang lebih panjang bagi siswa. Keteladanan Rasulullah diharapkan menjadi nilai yang terus dibawa dalam kehidupan, bukan hanya dipahami ketika peringatan Maulid berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, SMAN 2 Kendari berupaya menjadikan pendidikan agama berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.(*)
Laporan: Ismu
