TOLANOSULTRA.COM, KONSEL – Kunjungan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) ke SMA Unggul Garuda Baru (SUGB) di Kabupaten Konawe Selatan (Kosel) pada Selasa (20/10/2026) menjadi momen bagi para siswa untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas hadirnya program pendidikan unggulan tersebut.
Dalam pertemuan itu, para siswa mengungkapkan apresiasi atas kesempatan yang mereka peroleh untuk menempuh pendidikan dengan fasilitas yang mendukung proses belajar. Pesan tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur ASR saat berdialog dengan para pelajar di sekolah yang berlokasi di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda.
Saat ini, sebanyak 76 siswa menempuh pendidikan di SMA Unggul Garuda Baru. Dari jumlah tersebut, 12 siswa berasal dari Sultra. Mereka menjadi bagian dari generasi muda yang mendapat kesempatan mengembangkan potensi melalui program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo.
Dalam kunjungan tersebut, ASR meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, kantin, perpustakaan hingga aula. Ia juga berdialog dengan para siswa untuk mengetahui pengalaman belajar, fasilitas yang tersedia, serta cita-cita yang ingin mereka raih setelah menyelesaikan pendidikan.
ASR mengungkapkan, keinginan menghadirkan sekolah unggulan di Sultra telah muncul sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur. Ia berharap anak-anak di daerah memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas yang memadai.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo melalui pembangunan SMA Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat. Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah menyiapkan lahan, sedangkan pembangunan sekolah dilakukan oleh pemerintah pusat.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Sultra menyediakan lahan sekitar 20 hektare untuk pembangunan SMA Unggul Garuda Baru di Konawe Selatan. ASR pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo karena program tersebut membuka peluang bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Sekolah ini tidak akan ada kalau tidak ada keinginan Bapak Presiden Republik Indonesia. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan berterima kasih,” ujar ASR.
Ia menyebut Sultra menjadi salah satu dari empat provinsi yang telah memiliki SMA Unggul Garuda. Selain 12 siswa asal Sultra, tenaga pendidik dari daerah ini juga turut berkontribusi dalam mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut.
Dalam dialog bersama Gubernur, sejumlah siswa turut menceritakan proses seleksi yang mereka lalui serta pengalaman selama belajar. Mereka juga mengutarakan cita-cita, di antaranya menjadi dokter dan peneliti.
ASR berpesan agar para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan membangun karakter. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus membentuk kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Ia menegaskan, sumber daya manusia yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang bagi Sultra. Karena itu, ASR berharap para siswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kelak mengabdikan ilmu serta kemampuan mereka untuk mendukung kemajuan daerah.
