TOLANOSULTRA.COM, KENDARI – Sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat capaian dalam pengendalian inflasi. Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) berada di posisi pertama untuk kategori kabupaten, sementara Kota Baubau menempati posisi kedua dalam kategori kota.
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Edwin Permadi menyampaikan capaian tersebut saat Bincang Bareng Media (BBM) di salah satu kafe di Kendari, Selasa malam (29/9/2026).
Edwin mengatakan, Sultra secara keseluruhan juga mencatat capaian pada tingkat provinsi dengan menempati peringkat ketiga. Selain Koltim dan Baubau, Kabupaten Bombana juga berada di posisi kedua dalam kategori kabupaten.
Menurut Edwin, capaian tersebut diperoleh dalam evaluasi pengendalian inflasi yang melibatkan sejumlah pemerintah daerah. Ia menyebut pihaknya sebelumnya menghadiri kegiatan di Jakarta bersama sejumlah perwakilan pemerintah daerah di Sultra.
“Jadi syukur Alhamdulillah untuk 2026 kita masih berprestasi,” kata Edwin.
Meski demikian, capaian tersebut tidak dipandang sebagai akhir dari upaya pengendalian inflasi. Edwin menilai penghargaan atau posisi yang diraih harus menjadi motivasi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperbaiki kinerja di masa mendatang.
Terlebih, inflasi Sultra saat ini berada di angka 3,35 persen, sementara inflasi nasional tercatat 3,19 persen. Posisi tersebut masih berada dalam sasaran inflasi, namun telah mendekati batas atas.
Edwin menilai pengendalian inflasi membutuhkan sinergi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi penting karena dinamika harga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi dan aktivitas masyarakat.
Capaian daerah dalam pengendalian inflasi kemudian menjadi salah satu konteks yang mendorong BI untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan melalui Forkestra.(*)
Laporan: Ismu
